Misteri Lukisan Pesawat dan Helikopter di Kuil Mesir Kuno

Misteri Lukisan Pesawat dan Helikopter di Kuil Mesir Kuno

Naviri Magazine - Pesawat terbang, helikopter, juga kapal selam, adalah benda-benda yang baru muncul di abad ke-19 dan 20. Karenanya, orang-orang atau peradaban mana pun tentu belum mengenal benda-benda tersebut, jika mereka hidup sebelum abad ke-19 atau 20. Yang misterius, para arkeolog menemukan lukisan-lukisan pesawat terbang, helikopter, dan kapal selam, di dinding kuil zaman Mesir Kuno, yang usianya ribuan tahun lalu.

Bagaimana misteri yang sangat aneh ini bisa terjadi?

Pada tahun 1848, sebuah ekspedisi arkeologi melakukan penelitian di Mesir, dan menemukan hierogliph aneh di dinding-dinding batu sebuah kuil kuno di Abydos, beberapa ratus kilometer ke selatan Kairo. Cetakan contoh hierogliph itu kemudian dibawa ke Eropa, dan segera menimbulkan perdebatan yang luar biasa di kalangan pengkaji Mesir.

Tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskan maksud hierogliph tersebut. Akhirnya, hierogliph tersebut hanya dianggap sebagai ukiran objek-objek aneh yang tidak dikenali.

Puluhan tahun kemudian, hierogliph tersebut kembali muncul ke permukaan, kali ini beberapa orang mengenali ukiran hierogliph tersebut sebagai helikopter, pesawat, dan kapal selam—objek-objek yang tercipta pada abad ke-20.

Pada tahun 1990-an, para pelancong yang mengunjungi kuil di Abydos merekam kembali ukiran-ukiran yang terdapat di dinding kuil itu. Foto-foto yang diambil mulai muncul di internet beberapa tahun kemudian, dan telah membangkitkan kembali perdebatan mengenai makna hierogliph tersebut.

Helikopter yang tergambar di dinding kuil tersebut memiliki kipas, kokpit, dan ekor, persis seperti helikopter yang tercipta pada abad ke-20. Sedangkan 2 ukiran lain sepertinya menunjukan gambar kapal selam dan pesawat.

Hierogliph tersebut dijumpai di sebuah kuil yang didirikan oleh Firaun Seti I, sekitar 3000 tahun yang lalu, bukan di Piramida seperti yang dinyatakan sebagian orang. Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana ukiran mesin-mesin moden itu bisa terwujud di dinding kuil yang berusia 3000 tahun?

Menurut sebagian ilmuwan, ukiran tersebut sebenarnya bukan ukiran helikopter, pesawat, dan kapal selam. Hierogliph tersebut hanya menyerupai gambar helikopter, pesawat, dan kapal selam, karana sebuah proses yang disebut Palimpsest.

Palimpsest adalah teknik membuat ukiran hierogliph yang baru di atas ukiran yang lama. Caranya adalah dengan memplaster ukiran yang lama, dan kemudian mengukir hierogliph yang baru di atasnya.

Ukiran yang terdapat di dinding kuil Abydos dipercayai oleh para arkeologi telah mengalami proses Palimpsest. Seiring waktu, plaster yang ditambal untuk tujuan menutupi ukiran yang lama mula lekang. Ukiran lama yang tercantum dengan ukiran baru menghasilkan ukiran-ukiran yang berbentuk aneh. Dan dari situlah muncul helikopter dan lainnya, seperti yang kemudian muncul.

Proses ini sama seperti ketika kita menghadapi ujian di sekolah. Ketika kita merasa jawaban yang kita tulis salah, kita mengambil stipo atau tip-ex dan menutupi kesalahan itu dengan cairannya. Namun, karena terdesak waktu, kita tergesa-gesa menulis di atas tip-ex yang belum kering. Akibatnya, lapisan tip-ex rusak dan kertas ujian menjadi kotor, dengan huruf bercampur-aduk.

Terbukti, orang Mesir biasa menggunakan metode Palimpsest pada masa purba. Jika seorang Firaun naik tahta, dia akan mengarahkan tulisan-tulisan lama di dinding, untuk diganti dengan tulisan yang menceritakan kemuliaannya. Jadi, seniman Mesir itu pun memplaster tulisan yang lama, dan menggantinya dengan yang baru.


Related

World's Fact 3103839831073337940
item