Upaya ‘Gila’ Ilmuwan untuk Menciptakan Sperma Buatan

Upaya ‘Gila’ Ilmuwan untuk Menciptakan Sperma Buatan

Naviri Magazine - Kemandulan adalah isu sensitif yang dialami masyarakat secara global. Meski hal ini tidak pandang gender, biasanya kaum pria yang seringkali terkena masalah ini.

Kemandulan pada pria terjadi ketika sel-sel germinal pada testis tidak dapat melakukan pembelahan sel, yang disebut meiosis. Ketika meiosis tidak terjadi, sel-sel germinal tidak bisa bertransformasi menjadi sperma yang fungsional.

Meski demikian, terdapat harapan bagi pria yang tidak subur. Para ilmuwan di China berhasil mengembangkan sperma buatan di laboratorium. Mereka mengambil ekstrak dari sel induk embryonic dari tikus, dan memunculkannya dengan beberapa bahan kimia.

Hasilnya, mereka mendapatkan sel germinal primordial, yang bisa berubah menjadi hormon seks dan sel di testis. Sperma yang dihasilkan dari penelitian ini disuntikkan ke tikus betina, dan berhasil hamil serta melahirkan bayi tikus yang sehat.

Berangkat dari keberhasilan ini, para ilmuwan ingin mengadakan penelitian serupa untuk kaum primata. Jika hasilnya positif, percobaan pada manusia akan dijalankan. Tentu hal ini kontroversial, namun jika berhasil akan menjadi salah satu opsi dari permasalahan infertilitas.

Baca juga: Kasus Medis yang Sangat Aneh, Lidah Wanita Ini Berambut!

Related

Science 2532442675731660215

Recent

item