Antara Dada dan Paham Ayam, Manakah yang Lebih Bergizi?

Antara Dada dan Paham Ayam, Manakah yang Lebih Bergizi?

Naviri Magazine - Kalau masuk ke ruah makan atau gerai khusus yang menyediakan masakan ayam, kita biasanya ditawari pilih dada atau paha ayam. Sebagian orang memilih dada, sebagian yang lain lebih suka paha. Mengapa ada sebagian yang suka paha, dan sebagian lain lebih suka dada? Apakah karena selera, atau karena memang mengetahui nilai gizi dari masing-masing pilihan itu?

Dari sebuah formulir angket BPS soal harga makanan dan minuman cepat saji terhadap berbagai perusahaan, ayam goreng menempati urutan pertama, dan hanya disodorkan dua jenis pilihan, yaitu paha dan dada ayam.

Secara nutrisi, bagian dada dan paha ayam memiliki perbedaan. Dipacak dari laman fatsecret.co.id, untuk setiap 100 gramnya, dari kadar angka kecukupan gizi (AKG) yang dihitung dari Angka Kebutuhan Gizi 2000 kalori, daging ayam bagian dada mencapai 9 persen, sedangkan paha hanya 8 persen. Untuk urusan kandungan kolesterol, bagian paha ayam juaranya.

Ini tentunya jadi hal penting bagi yang sangat perhatian dengan asupan makanan dan kesehatan diri. Sementara itu, kandungan lemak, baik lemak jenuh maupun lemak tak jenuh, bagian dada ayam lebih tinggi daripada paha ayam. Dada ayam juga lebih kaya kalori dan protein daripada paha. Apakah ini menentukan pilihan seseorang?

Hasil riset Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, menunjukkan responden yang pengetahuan soal gizi yang kategorinya sedang-sedang saja, jumlahnya mencapai 53,33 persen, dengan kategori yang banyak tahu soal gizi mencapai 26,67 persen, dan kategori kurang tahu 20 persen.

Dari riset ini terungkap, kategori responden dengan tingkat pengetahuan gizi yang tinggi, memilih paha bawah yang paling disukai. Sementara itu, paha atas paling menjadi favorit responden dengan tingkat pengetahuan gizi sedang-sedang saja. Sedangkan pada kategori tingkat pengetahuan soal gizi yang rendah, justru bagian dada ayam yang paling diminati.

Studi ini menyimpulkan bahwa pada dasarnya konsumen tidak memperhatikan nilai gizi yang terkandung dan kemampuan mereka terhadap pengetahuan gizi yang dimilikinya saat memilih bagian daging ayam yang mereka konsumsi. Persoalan memilih dada dan paha ayam memang lebih karena selera.

Baca juga: Akibat Obesitas Melanda Dunia, Industri Makana Perlu Diperketat

Related

Food 172756365741471397

Recent

item