Fakta Tentang Hari Valentine di Indonesia dan Negara-negara Lain

Fakta Tentang Hari Valentine di Indonesia dan Negara-negara Lain

Naviri Magazine - Hari Valentine bukan perayaan umum di Indonesia, berbeda dengan hari besar lain semisal Tahun Baru atau semacamnya. Di Indonesia, biasanya hanya remaja dan kalangan muda yang merayakan Valentine. Mereka yang masih jomblo bisa jadi menyatakan cintanya pada hari Valentine, sementara mereka yang punya pasangan menjadikan Valentine sebagai sarana bertukar hadiah.

Terkait hal itu, ada sebuah survei yang dilakukan MasterCard yang menunjukkan minimnya orang Indonesia yang belanja untuk Valentine.

MasterCard Valentine's Day Index merupakan survei terhadap perilaku konsumen di lebih dari 200 negara di dunia melalui analisis kartu kredit, debit, prepaid, selama 11–14 Februari tahun 2013, 2014, dan 2015. Indeks tidak hanya melihat volume dan nilai belanja, tetapi juga tipe peritel.

Berdasarkan survei MasterCard, terjadi kenaikan belanja terkait Valentine hingga 22 persen selama kurun waktu tiga tahun. Untuk Asia Pasifik, sebanyak 44 persen menyatakan ingin membeli hadiah untuk orang tercinta. Konsumen Thailand paling besar hingga 79 persen.

Sementara Indonesia terendah kedua paling bawah, dengan hanya 18 persen, di atas India yang 10 persen. Orang Indonesia rata-rata hanya akan menghabiskan $16 dolar. Terbesar adalah penduduk Hong Kong, dengan belanja mencapai $243 dolar.

"Apa yang mengejutkan dari Hari Valentine adalah lebih populer di pasar seperti Thailand, Cina, Malaysia, ketimbang Australia dan Selandia Baru; sebuah tempat yang lebih tradisional dalam memperingati hari tersebut. Cina dan Vietnam bahkan lebih memilih hari Valentine untuk melamar atau menerima lamaran," kata Eric Schneider, Region Head Asia Pacific, MasterCard Advisor.

Dalam survei lain yang dilakukan oleh Open Survey Platform, JAKPAT (www.jajakpendapat.net) terhadap 5.314 orang, sebanyak 59,43 persen responden tidak memiliki rencana terkait Valentine. Sementara 40,57 persen sisanya memiliki rencana untuk perayaan Valentine.

Survei itu diikuti oleh laki-laki dan perempuan dalam rentang usia 16-45 tahun dengan varian jenis kelamin 2.648 laki laki dan 2.666 perempuan. Dari 5.314 orang itu, 1.191 laki laki berencana belanja untuk kepentingan Valentine, lebih tinggi dari perempuan yang hanya 965 orang saja.

Berdasarkan riset JAKPAT, belanja Valentine paling besar (54,36 persen) diperuntukkan pacar. Sementara 20,87 persen menunjukkan diberikan pada diri sendiri. Sebagian yang lain, 19,76 persen, diberikan untuk bapak dan ibunya.

Perilaku ini mirip riset pada 1994 yang dilakukan terhadap 105 pria Amerika. Mereka merasa harus memberi hadiah sebagai tanda cinta atau persahabatan pada hari Valentine. Ia tidak harus pasangan seperti pacar atau istri/suami, tapi siapapun yang dianggap spesial dan dekat.

Masih berdasar riset dari JAKPAT, pola konsumsi barang untuk Valentine per jenis kelamin berbeda satu sama lain. Konsumen perempuan lebih suka belanja melalui pembelian langsung di pusat perbelanjaan seperti mal (28,08 persen), sementara konsumen laki-laki hanya 21,75 persen. Untuk belanja di minimarket, konsumen lelaki lebih tinggi (30,06 persen), sementara konsumen perempuan 27,15 persen.

Budaya konsumerisme juga bisa dilihat dari besaran nominal dan barang yang diberikan sebagai hadiah Valentine. Martha C. White dari Time menulis bahwa semakin tinggi nilai atau harga barang untuk hadiah Valentine, maka si penerima kemungkinan besar akan semakin puas.

Sebanyak 723 responden atau 33,52 persen survei menjawab mereka memilih cokelat untuk hadiah Valentine. Sementara 81 orang atau 3,76 persen peserta survei memilih membelikan bunga untuk pacarnya.

Selain memberikan kado valentine, 245 peserta survei (11,36 persen) juga mengatakan mereka akan mengajak pasangan mereka untuk makan malam. Sementara 195 peserta survei (9,04 persen) berencana mengajak pasangan mereka untuk nonton film di bioskop. Anggaran yang disisihkan untuk Valentine juga beragam, mulai dari 100 ribu sampai 1 juta rupiah, tergantung kado yang hendak diberikan.

Baca juga: Kisah Tukang Ledeng Melamar Pujaan Hatinya dengan Cara Unik

Related

World's Fact 2906985833337880255

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item