Gunkanjima, Kawasan Industri yang Berubah Menjadi Pulau Hantu

Gunkanjima, Kawasan Industri yang Berubah Menjadi Pulau Hantu

Naviri Magazine - Pada awal 1900-an, Gunkanjima merupakan pulau yang makmur karena kekayaan batu baranya. Mitsubishi Corporation, yang mengelola penambangan batu bara di sini, benar-benar membuat Gunkanjima menjadi kota yang kaya dan padat penduduk, padahal luas pulau ini kurang dari 1 kilometer persegi.

Untuk mengakomodasi para penambang, sepuluh kompleks apartemen dibangun di atas batu kecil; sebuah labirin tinggi dihubungkan dengan halaman-halaman, koridor, dan tangga. Ada sekolah, restoran, dan rumah, semua dikelilingi oleh tembok pelindung.

Karena menjadi daerah industri, tak heran pulau ini dijuluki “nashi Midori Shima,” pulau tanpa warna hijau. Di tahun 1950-an, jumlah penduduk mencapai 6.000 orang, dan tempat itu menjadi pulau dengan penduduk terpadat di dunia saat itu.

Di tahun 1974, setelah sumber tambang habis, pulau ini ditinggalkan. Semua jenis bangunan di atasnya pun kosong, sehingga mirip pulau hantu.

Baca juga: Misteri Penampakan Sosok Penunggang Kuda Tanpa Kepala

Related

World's Fact 7761027844962076886

Recent

item