Hubungan Rahasia Amerika dengan UFO/Alien Akhirnya Terungkap

Hubungan Rahasia Amerika dengan UFO/Alien Akhirnya Terungkap

Naviri Magazine - Majestic 12 adalah Ultra Top Secret Research and Development serta intelligence operation yang dibentuk oleh Presiden Truman pada 24 September 1947, saat hangat-hangatnya peristiwa Roswell di New Mexico (peristiwa yang diduga merupakan kecelakan UFO dan Alien/Alien Hybrid ditemukan).

Majestic 12 juga memiliki beberapa sebutan, seperti M-12, Majic 12, atau MAJCOM. Pembentukannya lewat Executive Order (Keputusan Presiden), pada 24 Spetember 1947.

Komite ini diberi wewenang dan kekuasaan untuk melakukan review terhadap semua data dan bukti-bukti mengenai Extra Terrestrial dari semua badan pemerintahan, militer, dan intelijen AS.

MJ-12 berbentuk sebuah komite yang 'disisipkan' di dalam NSC (National Security Council) pada 1954, dengan sebuah unofficial memo dari Presiden Eisenhower yang dikenal dengan "Kepres no 54-12".

Komite ini diberi wewenang untuk mengambil semua langkah yang dianggap perlu tanpa pengawasan konggres Amerika. MJ-12 bekerja sama dengan Joint Intelligence Committe, Air Tech Intelligence Center, serta Intellicence Advisory Council.

Proyek-proyek rahasia yang terkuak, dan diduga kuat merupakan operasi MJ-12, antara lain adalah Project SIGMA, dan Project SIGN yang kemudian berubah nama menjadi Project GRUGE.

Pembentukan 'komite rahasia' MJ-12 merupakan preseden dari semua 'Covert Operation' yang banyak bermunculan di belakang layar di AS.

MJ-12 memiliki semua kumpulan dokumen mengenai kecelakaan-kecelakaan UFO serta operasi-operasi recovery-nya, instalasi-instalasi militer yang berhubungan erat dengan UFO, fasilitas-fasilitas sains, laboratorium-laboratorium, serta lokasi-lokasi penyimpanan material pesawat UFO yang pernah ditemukan.

Semua itu merupakan bagian dari suatu eksperimen mengenai teknologi super-maju yang dilakukan secara rahasia.

Presiden AS mendapat update setiap minggu mengenai kemajuan operasi tersebut, lewat CIR (Current Intelligence Review). Anggota MJ-12 berganti-ganti, namun ada beberapa nama tetap yang selalu muncul dalam hampir semua dokumen mengenai MJ-12, yaitu Dr. Fannevar Bush dan James V Forestall (keduanya adalah orang yang pertama kali mengajukan proposal MJ-12 ke presiden Truman).

Nama-nama lainnya adalah beberapa jenderal Pentagon, ilmuwan, top eksekutif di perusahaan Shell Oil, dan (dalam beberapa dokumen), muncul nama Profesor Albert Einstein dan ahli roket Werner Von Braun.

Konferensi MJ-12 pertama, yang dilakukan di saat pembentukaannya pada 1947, sudah membahas sekitar 1.200 dokumen dan memo-memo intelijen mengenai insiden-insiden UFO (hanya insidennya tanpa memasukkan penampakan).

Selain anggota komite, konferensi tersebut juga diikuti para petinggi militer serta para pemimpin industri roket dan antariksa AS. Banyak yang menduga bahwa maksud konferensi tersebut untuk membagi 'jatah' mengenai informasi serta materi mengenai UFO serta bagian-bagian UFO yang ditemukan untuk diselidiki oleh tiap industri bersangkutan.

Kebijakan pemerintah AS dalam hal ini adalah 'Control and Denial'. Salah satu dokumen menyatakan bahwa obyektif dari pembentukan Majestic 12 adalah 'controlling public's mind', yang secara otomatis bisa diterjemahkan juga sebagai upaya pengontrolan pemberitaan pers.

Kebijakan tersebut termasuk di dalamnya adalah penyangkalan total akan semua bukti valid menyangkut Roswell maupun insiden-insiden UFO lainnya yang sampai dikonsumsi publik.

Ada juga kebijakan yang dikenal dengan istilah "Controled release", yaitu penyingkapan informasi yang 'sudah diatur' kepada media, yang biasanya digunakan untuk mendiskreditkan penyidikan yang dilakukan sipil, yang dianggap membahayakan.

Dalam kenyataan di lapangan, standar prosedur yang digunakan adalah melakukan de-brief terhadap warga sipil maupun militer yang terlibat/menjadi saksi insiden-insiden UFO, sekaligus memberikan 'cover story' yang memadai ke kalangan pers.

Pembenaran akan kebijakan untuk merahasiakan semua peristiwa UFO tersebut berada dalam daftar memorandum yang disebut sebagai 'political consideration' atau alasan-alasan politik yang dibuat sedemikian rupa, sehingga insiden-insiden UFO layak dimasukkan sebagai bagian dari rahasia negara pada prioritas tertinggi, sehingga hanya menjadi konsumsi kalangan sangat terbatas dalam lingkaran NSC (National Security Council).

Beberapa dokumen lain juga menyatakan koneksi yang dekat antara insiden dan penampakan UFO dengan frekuensi penerbangan militer, serta eksperimen-eksperimen dunia aviasi mutakhir.

Dalam peristiwa Roswell, konklusi akhir dalam dokumen Majestic 12 menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi akibat tabrakan di udara antara 2 unidentified interplanetary flying object. Secara spesifik, hal tersebut tertulis dalam dokumen laporan IPU (Interplanetary Phenomena Unit).

John F Kennedy dan Majestic 12

Dalam mendalami material-material yang ditemukan di Roswell, beberapa proyek dilakukan secara terpisah dan rahasia. Project Sign dan Project Grudge dibuat sebagai badan riset insiden Roswell.

Sementara upaya retrieval (evakuasi) meterial dan jasad alien dilakukan lewat Project Storm aka Project Moon, dengan personil taktis yang terlatih khusus menangani situasi-situasi yang berhubungan dengan Extra-Terrestrial, yang dikenal dengan sebutan Blue Team.

Temuan-temuan tubuh alien kemudian disebut dengan istilah EBE (Extraterestrial Biological Entities). Pada operasi evakuasi pesawat UFO dan tubuh-tubuh alien di Roswell, terdapat beberapa korban di pihak militer dan paramedis, akibat radiasi maupun infeksi yang disebabkan sentuhan/kontak dengan material dan jenazah alien.

Jenazah para personel evakuasi kemudian disimpan di Fort Derrick, Maryland, untuk autopsi, sementara mayat-mayat alien dibawa ke 2 tempat berbeda, yaitu Randolph Field, Ohio, dan AKC laboratory di New Mexico.

Preliminary report mengenai kepingan-kepingan logam yang ditemukan di lokasi kecelakaan Roswell adalah sebagai berikut:

Bagian mesin pendorong pesawat tersebut mampu bekerja dengan baik dalam tekanan mencapai 150.000 pounds/inchi2.

Elemen-elemen logamnya sanggup bertahan hingga suhu ekstrem.

Tidak terlihat adanya alat-alat penyatu, sekrup, baut, dll, dalam bagian mesin pendorong pesawat.

Tidak ditemukan adanya bagian yang berfungsi sebagai sayap, flaps, atau stabilizer.

Tidak ada bagian air-intake maupun exhaust.

Di bagian kontrol panelnya tidak ditemukan tombol, switches, tuas, ataupun pedal, sebagaimana umumnya pesawat.

Tingkat kesempurnaan engineering yang ditemukan pada puing-puing di lokasi insiden di Roswell merupakan teknologi asing yang belum pernah ditemukan dan diketahui di dunia saat itu.

Power supply dari sistem propulsi pesawat, oleh para peneliti, disebut dengan istilah Neutron Engine, yang dihubungkan dengan rangkaian semacam koil dan bahan magnet.

Elemen-elemen yang dikenal dan ditemukan dalam power supply-nya adalah hidrogen-fluoride, magnesium, potassium, aluminium, plutonium, perak, beryllium, sisanya tidak dikenali.

Dalam salah satu dokumen lain mengenai operasi penyelidikan terhadap teknologi Roswell, dikatakan bahwa penemuan di Roswell merupakan fase pertama untuk membangun atomic engines serta akan memicu revolusi pengetahuan manusia mengenai sistem propulsi mesin.

Dalam dokumen-dokumen lain yang menyusul, diketahui bahwa proyek penyidikan materi-materi alien tersebut dilanjutkan dengan misi untuk membuka jalur komunikasi dengan para pendatang dari luar angkasa tersebut. Misi dilaksanakan dengan kode Project Sigma dan Project Snowbird.

Setidaknya, satu di antara dua operasi rahasia tersebut berhasil, dan secara umum walau senantiasa dibantah, para pengamat konspirasi UFO yakin bahwa ada sebuah dokumen yang menyebut bahwa pada 1959 pemerintah AS telah berhasil melakukan kontak komunikasi pertama dengan para pendatang dari luar angkasa.

Baca juga: Misteri Penemuan Kota Kuno Pompeii di Bawah Laut Yunani

Related

Mistery 5675188451191350728
item