Kiamat Segera Datang, Matahari Akan Terbit dari Barat

Kiamat Segera Datang, Matahari Akan Terbit dari Barat

Naviri Magazine - Jika kita rajin menyimak keterangan-keterangan dari web NASA, mereka pernah mengatakan bahwa sudah banyak planet yang berbalik arah putar. Jika pada planet bumi kita ini matahari masih terbit dari arah timur, maka beberapa tahun ini terdapat fenomena baru, yaitu planet lain sudah mulai berbalik arah, dan matahari terbit dari arah barat.

Dari sisi ilmiah, inilah pertanda akhir zaman mendekati kiamat, sebagaimana petunjuk dari Rasullullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Menurut para ilmuwan, dari sekian banyak planet yang berbalik arah putar, mereka menemukan adanya planet dari galaksi lain yang bergerak memasuki orbit dalam solar system kita. Planet baru ini diberi nama Planet X (Nibiru).

Planet X tertarik (ditarik) oleh gaya gravitasi matahari yang besar dalam tata surya kita, sehingga masuk ke dalam orbit planet-planet dalam keadaan berbalik arah, dan suatu masa nanti planet X akan bertabrakan dengan bumi.

Ilmuwan menyebut 50 tahun lagi planet X (Nibiru) akan memasuki orbit tata surya kita, sejak ia ditemukan tahun 2003 lalu. Berarti kiamat bisa terjadi pada 2053?

Lintasan Planet Nibiru

Planet X/Planet Kesepuluh dalam tata surya merupakan bukti ketakterhinggaan semesta yang berperan mendatangkan kiamat di bumi. Gempa-gempa bumi terkuat dalam sejarah manusia modern akan terjadi di seluruh dunia.

Setelah inti bumi berhenti bergerak untuk sejajar dengan medan magnet Planet X, kekuatan jangkauan gempa bisa lebih besar dari 9 skala Richter, meski akan dirasakan berbeda di berbagai tempat di dunia, tergantung konfigurasi batu di bawahnya.

Gunung es di kutub Antartika membelah dan mencair, menimbulkan gelombang pasang yang dahsyat, membawa hanyut apa saja yang disapunya. Gelombang tsunami menjadi monster abad ini.

Di dalam sejumlah hadits, kota-kota dan bangsa-bangsa yang dilenyapkan dari lembaran sejarah dikabarkan sebagai tanda-tanda Zaman Akhir. Dalam hadits-hadits yang mengupas masalah tersebut, Nabi Muhammad bersabda:

"Saat (Hari Akhir) tidak akan terjadi hingga… gempa bumi lebih sering terjadi." (HR. Bukhari)

"Peristiwa-peristiwa besar akan terjadi di masanya [Imam Mahdi]." (HR. Ibnu Hajar Haytahami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi’alamat al-Mahdial-Muntazar, h. 27)

"Ada dua peristiwa besar sebelum hari kiamat… dan kemudian tahun-tahun gempa bumi. (Diriwayatkan oleh Ummu Salamah r.a.)

"Banyak peristiwa yang begitu menyedihkan akan terjadi di masanya [Imam Mahdi]." (Imam Rabbani, Letters of Rabbani, 2/258)

Bencana dahsyat bumi diperkirakan karena Planet X melintasi tata surya. Planet X pada masa ini memang sedang melewati orbit bumi. Planet X adalah planet humongous (tak terkira besarnya), yang memiliki massa seratus kali lipat lebih besar dari bumi. Inti magnetisnya sedemikian dahsyat kekuatannya, sehingga bertabrakan dengan medan-medan magnet planet lain dalam tata surya.

Gangguan elektromagnetis atas planet-planet lainnya itulah yang mendasari para ahli perbintangan modern melacak eksistensi Planet X. Perubahan itu memang dapat dianggap disebabkan oleh melintasnya Planet X. Apapun dugaannya, yang pasti dari penelitian terakhir barulah dapat diketahui bahwa Planet X benar-benar terdeteksi sebagai penyebab perubahan dahsyat di bumi.

Bagaimana mungkin planet yang sedemikian jauh dapat memicu perubahan cuaca dan efek-efek bumi lainnya yang terkait?

Matahari yang mengatur medan magnet bumi terhalang oleh lintasan Planet X. Gerakan Planet X yang memasuki tata surya telah menyebabkan inti bumi memanas akibat adanya tambahan gerakan berputar di dalamnya.

Saat inti bumi terpengaruh menyelaraskan dirinya dengan ekuilibrium yang ada dalam tata surya, inti bumi yang memanas itulah yang membawa pola-pola cuaca yang tak dapat diperkirakan, dan meningkatkan aktivitas gunung-gunung berapi serta seismik.

Inti bumi yang memanas mengakibatkan peningkatan bertahap pada aktivitas seismik dan gunung berapi. Gempa-gempa pun sering terjadi. Daerah pegunungan terancam bahaya lahar. Panas dari inti bumi juga dikeluarkan melalui selimut bumi, dan pada akhirnya mencapai lapisan bumi di mana dasar laut pun ikut menghangat.

Laut-laut yang menghangat akan membuat perubahan pada arus-arus laut, curah hujan, dan pola-pola meteorologis lainnya.

Mungkin begitulah nanti terjadinya kiamat, dimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berfirman dalam Al Quran yang menjelaskan dahsyatnya kiamat, manusia ibarat kapas beterbangan, gunung-gunung akan terbang, dan seluruh planet akan bertabrakan.

"Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu, melainkan hari kiamat (yaitu) yang datang kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran apabila hari kiamat sudah datang?" (QS Muhammad: 18)

Dari ayat itu, kita ketahui bahwa Al Quran telah menjelaskan tanda-tanda yang mengumumkan datangnya Hari Akhir. Agar dapat memahami tanda-tanda ‘pengumuman besar’ ini, kita harus merenungkan ayat tersebut. Sebaliknya, seperti yang ditunjukkan dalam ayat itu, kesadaran kita tidak akan berguna sama sekali ketika Hari Akhir tiba-tiba datang kepada kita.

Dan jika berita menurut ilmuwan itu ternyata keliru, maka hendaklah kita ambil sebagai renungan dan iktibar serta muhasabah, sebagaimana telah banyak ayat dalam Al Quran yang mengatakan hal seperti itu. Kita diminta oleh Rasullullah shallallahu ‘alaihi wassalam untuk membaca, memelihara dan menyebarkan Al Quran. Perkara kiamat adalah mutlak milik Allah.

Baca juga: Misteri Ya'juj dan Ma'juj dan Tempat Persembunyian Mereka

Related

Moslem World 7777898064350308803

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item