Kisah Penemuan Vaksin BCG yang Sangat Penting bagi Dunia

Kisah Penemuan Vaksin BCG yang Sangat Penting bagi Dunia

Naviri Magazine - Pada 24 April 1927, setelah melakukan penelitian semenjak tahun 1906, akhirnya Dr. Albert Calmette dan Camille Guerin berhasil menemukan vaksin untuk mengobati penyakit TBC, yang dinamakan vaksin Bacillus Calmette-Guerin (BCG).

Penelitian panjang mereka berawal ketika Guerin menemukan bahwa ketahanan terhadap penyakit TBC berkaitan dengan adanya virus tubercle bacili yang hidup di dalam darah.

Fungsi vaksin BCG adalah menjaga tubuh dari tuberkulosis, yaitu penyakit yang menyerang seluruh tubuh, terutama paru-paru, akibat bakteri Mycobacterium tuberculosis. Lima puluh persen penderitanya meninggal dunia karena penyakit ini.

Sebelumnya, pada tahun 1921, mereka telah berhasil mengembangkan jenis basil yang tidak berbahaya bagi manusia. Setelah kedua peneliti di atas berhasil menemukan vaksin BCG, vaksin itu diujicobakan pada bayi-bayi di Paris, dan hasilnya cukup memuaskan.

Namun, pada 1930, program vaksinasi BCG sempat menimbulkan bencana dengan meninggalnya sejumlah bayi di Jerman akibat TBC, justru setelah mereka memperoleh vaksin tersebut.

Pada tahun 1950 University Illinois di AS mendapat lisensi untuk memproduksi vaksin tersebut dan menjualnya di AS. Namun, karena pertentangan opini di kalangan masyarakat AS atas penggunaan vaksin BCG masih kuat, vaksin itu pun tidak digunakan secara rutin.

Bacillus Calmette-Guérin (BCG) adalah vaksin untuk tuberkulosis yang dibuat dari baksil tuberkulosis (Mycobacterium bovis) yang dilemahkan dengan dikulturkan di medium buatan selama bertahun-tahun.


Related

History 8572564073248022676
item