Kisah 5 Musisi Legendaris Dunia yang Tewas Tertembak

Kisah 5 Musisi Legendaris Dunia yang Tewas Tertembak

Naviri Magazine - Tak ada yang tahu kapan seseorang akan mati dan bagaimana ia akan mati. Termasuk kematian artis atau musisi terkenal. Mereka, sebagaimana manusia biasa lainnya, tidak pernah tahu bagaimana akan mati, dan kapan, atau di mana.

Dalam hal itu, beberapa musisi tewas karena senjata api. Sebagian karena ditembak orang lain, sebagian lagi karena menembak dirinya sendiri.

Berikut ini lima musisi legendaris dunia yang tewas secara tragis karena tertembak. Meski telah lama mati, namun kisah serta karya-karya mereka tetap dikenang abadi.

Kurt Cobain

Ketika Kurt Cobain ditemukan bunuh diri, banyak yang menyayangkan hal tersebut. Pasalnya dia meninggal ketika berada di puncak karir bersama Nirvana.

Pada saat itu, Kurt kabur dari pusat rehabilitasi. Ia menghilang hingga membuat Courtney Love menyewa jasa seorang private investigator untuk mencarinya.

Pada 5 April 1994, Kurt ditemukan tewas di garasi rumahnya. Dia tewas dengan menembak dirinya sendiri. Di dalam surat bunuh dirinya, Kurt menyatakan ingin meninggalkan istrinya dan industri hiburan yang telah mengeksploitasinya.

John Lennon

John Lennon lahir di Liverpool, Inggris, 9 Oktober 1940. Ia penyanyi, pencipta lagu, instrumentalis, penulis, dan aktivis politik, yang terkenal di dunia sebagai pemimpin The Beatles. Lennon dan Paul McCartney membentuk partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini.

John Lennon meninggal pada 8 Desember 1980. Dia tewas ditembak oleh Mark David Chapman. Mark menembak John 5 kali di bagian punggungnya.

Mark mengaku membunuh John karena terprovokasi perkataan John yang mengatakan lebih populer daripada Tuhan. Selain itu, lagu-lagu seperti Imagine dan God juga dianggap sebagai penistaan agama dan Tuhan.

Setelah menembak John, Mark menyindir lagu Imagine dengan mengubah judulnya menjadi Imagine John Lennon Dead.

Per 'Dead' Ohlin

Per Yngve Ohlin (16 Januari 1969 – 8 April 1991) adalah penyanyi berkebangsaan Swedia, terutama dalam kelompok black metal Norwegia, Mayhem. Ia memiliki nama panggung Dead, dan penyanyi dalam band black/thrash metal Swedia, Morbid, dalam satu demo tape berjudul December Moon.

Label metal Roadrunner memasukkan Dead ke dalam daftar 50 frontman pria terbaik sepanjang masa, di urutan ke 48.

Dead memang memiliki kecenderungan bunuh diri. Dia pernah melukai dirinya sendiri saat berkumpul dengan teman-temannya. Hingga pada 8 April 1991, dia menembak kepalanya sendiri. Dalam surat bunuh dirinya, dia hanya menulis, "Maafkan atas darah ini".

Euronymous, yang menemukan Dead meninggal, kemudian pergi ke toko terdekat untuk membeli kamera, dan memotret Dead. Hasilnya, foto tersebut dijadikan cover album Mayhem.

Tupac Shakur

Tupac Amaru Shakur adalah rapper, aktor, aktivis, dan penyair dari AS. Ia memiliki nama samaran 2Pac, Makaveli, dan 'Pac. Dalam Guinness Book of World Records, ia dikenal sebagai rapper tersukses dunia, karena menjual lebih dari 73 juta album di dunia, termasuk 44,5 juta di AS. Kebanyakan lagu Shakur mengenai kekerasan di ghetto, rasisme, masalah sosial, dan kadang pertengkarannya dengan rapper lain.

Album All Eyez On Me adalah bukti kesuksesan Tupac sebagai musisi Hip Hop di Amerika.

Tupac tewas pada tanggal September 1996, setelah menonton pertandingan tinju Mike Tyson. Ketika dalam perjalanan pulang, orang tak dikenal yang mengendarai Cadillac menembak Tupac hingga tewas.

Notorious B.I.G

Christopher George Latore Wallace (21 Mei 1972 - 9 Maret 1997) dikenal sebagai The Notorious BIG atau Biggie Smalls, adalah seorang rapper Amerika.

Wallace dibesarkan di Brooklyn borough New York City. Ketika ia merilis album debutnya, Ready to Die, pada tahun 1994, ia menjadi tokoh utama di pantai timur hip hop dan mengangkat nama New York dengan genre-nya Kelompok ini adalah saingan dari kelompok hip hop pantai barat, yang dikomandoi Tupac Shakur.

Pada Maret 1997, ketika mobil Biggie sedang berhenti di lampu merah, tiba-tiba sebuah mobil mendekat dan melepaskan tembakan ke arah mobil rapper berbadan tambun itu. Biggie akhirnya tewas setelah 4 peluru bersarang di tubuhnya. Banyak yang beranggapan jika kematian Biggie adalah buntut tewasnya Tupac.

Dimebag Darrel

Sebagai gitaris dan musisi dari scene cadas, tidak seorang pun berpikir Dimebag Darrell dari Pantera akan tersungkur di atas panggung. Pada 8 Desember 2004, Darrell sedang menyelesaikan show bersama side band-nya, Damageplan, di Columbus, Ohio, Amerika.

Nathan Gale mengangkat senjata dan memuntahkan lima butir timah panas ke tubuh Darrell. Tidak berhenti sampai di sana, Gale menembaki tiga orang lain, dan melukai tujuh lagi. Motivasi si penembak tidak jelas sampai sekarang, namun dipercaya Gale adalah pengidap schizophrenia, yang saat itu mengidap delusi bahwa Damageplan bisa membaca dan mencuri pikirannya.

Darrell berusia 38 tahun saat tertembak. Peristiwa itu menjadi duka 'nasional' bagi pecinta musik metal

Baca juga: Kisah 4 Artis yang Mengaku Perawan Padahal Sudah Menikah

Related

Celebrity 1696173827378911981
item