Sejarah dan Asal Usul Kue Keranjang, Makanan Khas Imlek

Sejarah dan Asal Usul Kue Keranjang, Makanan Khas Imlek

Naviri Magazine - Setiap kali perayaan Imlek tiba, hampir bisa dipastikan akan ada kue keranjang yang berbentuk bulat dan berwarna cokelat. Makanan khas itu dibuat menggunakan ketan, dan rasanya juga enak. Bagaimana asal usul kue keranjang, dan mengapa selalu menjadi makanan khas pada perayaan Imlek? Ternyata, asal usul kue keranjang dimulai sejak ribuan tahun lalu.

Pada awal era Dinasti Liao (907-1125), kue keranjang telah dinikmati masyarakat Beijing sebagai hidangan khas tahun baru, tepatnya pada hari pertama di bulan pertama pada tahun lunar.

Sejak era Dinasti Ming (1368-1644) dan Dinasti Qing (1644-1911), kue keranjang mulai dinikmati sebagai camilan bagi setiap lapisan masyarakat hingga saat ini.

Kue keranjang berkaitan dengan legenda kota Suzhou, kota terkenal di Republik Rakyat China, sekitar 2.500 tahun yang lalu.

Pada musim semi dan musim gugur (722-481 SM), seluruh negara dibagi menjadi beberapa kerajaan kecil, dan orang-orang menderita karena kekacauan perang. Saat itu, Suzhou adalah ibu kota Kerajaan Wu.

Dinding kokoh dibangun untuk melindungi Wu dari serangan, hingga semua orang berhenti khawatir tentang perang, dan setelah itu raja merayakannya dengan mengadakan perjamuan.

Namun, Perdana Menteri Wu Zixu memiliki pemikiran lain. Ia mengatakan pada rombongannya bahwa perang tak seharusnya dipandang ringan. Memang dinding yang kuat adalah perlindungan yang baik.

Akan tetapi, jika negara musuh mengepung kerajaan, tembok tersebut juga yang bisa jadi penghalang bagi mereka. Wu Zixu pun meminta rombongannya menggali lubang di bawah dinding bila nanti keadaan memburuk.

Bertahun-taun kemudian, Wu Zixu meninggal dunia, dan kata-katanya menjadi kenyataan. Saat negara dikepung, banyak orang kelaparan sampai mati.

Rombongan yang mengingat pesan Wu Zixu pun kemudian melakukan permintaan perdana menteri tersebut, dan menemukan bahwa batu bata di bagian bawah tembok terbuat dari tepung beras ketan.

Batu bata tersebut adalah kue keranjang yang akhirnya menyelamatkan banyak orang dari kelaparan. Sejak saat itu, orang membuat kue keranjang setiap tahun untuk memperingati Wu Zixu, hingga sekarang menjadi ciri khas tahun baru Imlek.

Baca juga: Makna Kue Keranjang Saat Imlek, dan Cara Pembuatannya yang Unik

Related

History 6084601813124296847

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item