Sejarah Freemasonry, Perkumpulan Rahasia Terbesar di Dunia (Bagian 3)

Sejarah Freemasonry, Perkumpulan Rahasia Terbesar di Dunia

Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Sejarah Freemasonry, Perkumpulan Rahasia Terbesar di Dunia - Bagian 2). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Teori konspirasi ini mulanya berkembang pada tahun 1792, yang diembuskan oleh beberapa penulis di Perancis dan Skotlandia. Namun, walaupun hanya teori, sepertinya ada benarnya juga. Pada September 1950, dalam sebuah terbitan majalah New Age, Mason level 33 bernama William Smith menulis:

"Maksud Tuhan adalah menggabungkan semua ras, agama, dan kredo. Rencana ini didedikasikan untuk menciptakan sebuah tatanan baru bagi segala sesuatu, untuk membuat sebuah bangsa yang baru, ras yang baru, peradaban yang baru, dan agama yang baru, yaitu agama yang tidak sektarian dan yang telah lama ada, yang sering disebut Cahaya Besar. Melihat ke belakang, kita dapat melihat tangan yang membimbing bangsa Nordic bekerja untuk menciptakan sebuah tatanan dunia yang baru - Novus ordo seclorum."

Kalimat Novus ordo seclorum, yang berarti New Order of the Ages (bukan New World Order), dapat ditemukan pada uang kertas dolar Amerika Serikat. Franklin Delano Roosevelt, presiden Amerika yang juga seorang Mason level 33, telah menaruh kalimat itu dalam mata uang dolar Amerika. Ini menunjukkan bahwa freemason telah menaruh sidik jarinya di sistem keuangan Amerika.

Bahkan, sebagian pihak beranggapan bahwa rancangan tata kota di Washington DC pun memiliki tanda tangan Freemason.

Morgan Affair - hukuman bagi pengkhianat

Tujuan-tujuan terselubung Freemason disembunyikan dengan sangat rahasia, sehingga setiap anggota yang membocorkan rahasia akan diberi hukuman. Dalam sejarah, paling sedikit ada 15 mantan anggota Freemason terbunuh secara misterius, setelah mereka berniat membongkar rahasia persaudaraan itu. Korban yang paling terkenal adalah William Morgan.

Kisah Morgan pertama kali diangkat oleh Charles Finney, seorang mantan Mason yang beralih menjadi pendeta. Menurut Finney, Morgan berniat menerbitkan sebuah buku berjudul "Illustrations of Masonry", yang mengungkap rahasia tiga level pertama Freemason.

Dalam buku itu, disebut bahwa level teratas dalam piramida Mason adalah penyembahan terhadap Lucifer, sesuatu yang bisa dibilang tidak pernah diketahui oleh publik. Namun, belum sempat buku itu diterbitkan, pada 11 September 1826 Morgan diculik dan dibunuh dengan ditenggelamkan oleh 3 orang Mason.

Peristiwa yang sering disebut "Morgan Affair" ini telah menimbulkan gerakan anti Freemason dimana-mana.

Anggota-anggota ternama

Selama berabad-abad, Freemason berevolusi menjadi kelompok persaudaraan dengan anggota-anggota yang memiliki pengaruh dan kekuasaan. Mungkin inilah sebabnya teori konspirasi tumbuh dengan subur.

14 dari 44 presiden Amerika adalah Mason, termasuk George Washington, Andrew Jackson, Franklin D Roosevelt, dan Harry S Truman. Namun, patut dicatat juga bahwa paling tidak 5 presiden Amerika menyatakan diri sebagai anti Mason.

Selain itu, 18 wakil presiden Amerika juga seorang Mason. Termasuk 9 dari 56 penandatangan deklarasi kemerdekaan Amerika, 18 Senator, 76 anggota DPR, dan 35 hakim agung.

"Saat ini, paling sedikit sekitar sepertiga dari presiden Amerika adalah anggota persaudaraan. Jadi, merupakan sebuah tradisi substansial bagi para politisi untuk terlibat di dalam Freemasonry," kata salah seorang Mason.

Di Inggris, sebagian raja, ratu, dan perdana menterinya, adalah Mason, termasuk Winston Churchill dan pangeran Philip.

Pangeran Edward dari Inggris adalah seorang bangsawan yang mendapat gelar Duke of Kent. Tapi selain gelar itu, ia juga dikenal sebagai Grand Master dari United Grand Lodge of England, yang juga merupakan pimpinan seluruh lodge di Wales dan Inggris.

Dalam bidang ekonomi, keluarga-keluarga super kaya yang menguasai dunia, diketahui sebagai Mason, termasuk Rockefeller, Chrysler, Hilton, JC Penney, dan bahkan kolonel Sanders.

Dalam bidang musik, ada Beethoven, Hendel, Mozart, dan Haydn. Dalam bidang sastra, ada Shakespeare, Voltaire, Rudyard Kipling, Tolstoy, dan Sir Arthur Conan Doyle. Dan, tentu saja, tidak mengherankan kalau arsitek patung Liberty, Menara Eifel, Gedung Putih, dan Mt Rushmore, adalah juga anggota Freemason.

Pantas, Freemason begitu terkenal. Para anggota mereka berasal dari semua kalangan, yang nama-namanya bahkan tertulis di buku sejarah kita.

Freemasonry sekarang

Saat ini, cabang Freemasonry tersebar di 164 negara, dengan 5 juta anggota, dimana 3 juta di antaranya ada di Amerika Serikat. Di seluruh dunia, diperkirakan terdapat sekitar 33.700 lodges, dimana 15.300 lodges ada di Amerika.

Namun, sepertinya apa yang disebut sebagai perkumpulan rahasia sudah tidak terlalu rahasia lagi. Apabila kita mencari di Internet, kita bisa menemukan website resmi Freemason di sana.

Baca juga: 10 Organisasi Rahasia Dunia yang Dikabarkan Memuja Setan

Related

Insight 8106558096062133612

Recent

item