Ini 9 Alasan Mengapa Seks Sebelum Menikah Itu Dilarang

Ini 9 Alasan Mengapa Seks Sebelum Menikah Itu Dilarang

Naviri Magazine - Berbeda dengan negara-negara lain yang lebih liberal, Indonesia termasuk negara yang masih memegang nilai-nilai luhur. Salah satunya adalah adanya larangan melakukan hubungan seks sebelum menikah. Larangan itu tentu saja bukan tanpa alasan. Di balik larangan tersebut, ada hal-hal baik yang dimaksudkan.

Berikut ini adalah sembilan alasan mengapa seks sebelum menikah dilarang, dan penjelasannya.

Alasan agama dan norma

Agama dan tata sosial di Indonesia masih sangat menjunjung tinggi keperawanan, tidak hanya wanita, termasuk pria. Selalu ada anjuran untuk tidak melakukan dan larangan melakukan hubungan intim sebelum menikah. Bahkan beberapa agama memberikan ganjaran menyakitkan mereka yang melanggar ketentuan ini.

Bisa dihantui rasa bersalah

Orang yang melakukan hubungan intim sebelum menikah, biasanya ada rasa bersalah dan ketakutan yang besar. Takut dosa, malu karena sudah melanggar kepercayaan orang tua, dan rasa takut lain yang menghantui sepanjang hidup. Terlebih lagi rasa takut jika calon suami akan kabur jika tahu sang wanita sudah tidak perawan.

Bisa membuat kecanduan

Tanyakan pada orang yang sudah menikah, mereka akan mengatakan bahwa hubungan intim adalah hal yang luar biasa dan bisa menyebabkan rasa ingin melakukannya lagi dan lagi. Tidak masalah jika pasangan yang melakukannya sudah menikah, karena hal ini diperbolehkan.

Namun bagaimana jika dilakukan sebelum menikah? Banyak yang akhirnya terjerumus lebih dalam. Awalnya hanya ingin coba-coba atau dipaksa pacarnya, namun lama kelamaan justru tidak ada lagi rasa takut dan malu. Hubungan intim sudah seperti kebutuhan yang harus dilakukan.

Seks sebelum menikah tidak terasa sakral

Mengapa hubungan intim dianggap sakral? Salah satunya karena hubungan intim merupakan sumber awal kehidupan manusia, akan ada benih kehidupan dari hubungan intim, juga agar suami istri bisa lebih dekat dan membangun keluarga yang bahagia. Karena itulah, seks menjadi sarana yang dianggap sakral dan tidak bisa dilakukan begitu saja dengan sembarang orang.

Ketika orang sudah melakukan hubungan intim sebelum menikah, makna sakral dari hubungan intim itu hilang. Pada akhirnya, hubungan intim hanya tentang nafsu semata.

Bisa mencemarkan nama baik 

Sebagian pria biasanya bangga jika sudah mengambil keperawanan pacarnya. Dia biasanya akan mengatakan pada teman-temannya bahwa dia sudah melakukan hal terlarang itu. Jika sudah begini, semua temannya tahu bahwa si wanita sudah tidak perawan.

Bibir orang bisa berlanjut ke telinga yang lain. Akan sangat menyakitkan bila akhirnya banyak orang yang tahu bahwa seseorang sudah tidak perawan, bahkan diberi julukan yang negatif. Hal ini tentu saja mencemarkan nama baik.

Menjadikan bulan madu hambar

Bulan madu adalah waktu yang menyenangkan bagi pasangan yang sudah menikah. Bulan waktu menjadi momen yang romantis sekaligus intim untuk saling mengenal lebih dalam. Pada bulan madu, biasanya pasangan masih malu-malu ketika melakukan hubungan intim, tapi justru itu hal yang akan dikenang.

Bagi mereka yang sudah melakukan hubungan intim sebelum menikah, bulan madu akan terasa hambar. Tidak ada bedanya dengan hari-hari sebelumnya. Semuanya sama saja karena keintiman itu sudah dilakukan jauh hari sebelum menikah dan sebelum bulan madu. Momen yang seharusnya manis ini jadi terbuang sia-sia.

Risiko hamil dan aborsi

Hamil sebelum menikah adalah hal yang akan membuat hidup seorang wanita berubah. Jika dipertahankan, ada pandangan negatif dari orang lain, keluarga akan kecewa, dan sebagainya. Jika digugurkan, sama saja dengan menimbulkan dosa baru dan menghilangkan nyawa bayi yang tidak berdosa.

Menimbulkan kecenderungan untuk membandingkan

Satu fenomena yang cukup memprihatinkan, wanita yang sudah melakukan hubungan intim sebelum menikah cenderung membandingkan suami dan pria yang sudah melakukan hubungan intim dengannya, begitu pula sebaliknya; pria juga membandingkan.

Masih ada pria yang mau menerima wanita yang sudah tidak perawan untuk menjadi istrinya. Namun ternyata, ada rasa kecewa yang dirasakan sebagian dari mereka, yaitu saat sang istri membandingkan performa hubungan intim si suami dan pria lain itu. Harga diri pria akan jatuh dan merasa tidak dihargai oleh istrinya sendiri.

Berpotensi menimbulkan penyakit

Selain itu, hubungan intim sebelum menikah akan memperbesar kemungkinan terkena penyakit menular seksual. Karena itu, sebelum terjerumus lebih dalam, jaga diri dan pasangan sebaik mungkin.

Baca juga: Memahami Kesehatan dan Kondisi Penis Saat Usia Makin Tua

Related

Sexology 8897303306950452272

Recent

item