Fakta di Balik Emoticon yang Kita Gunakan Dalam Komunikasi

Fakta di Balik Emoticon yang Kita Gunakan Dalam Komunikasi

Naviri Magazine - Emoji atau emoticon telah menjadi bagian dari keseharian. Ideogram atau smiley yang digunakan untuk mempertegas emosi saat berkomunikasi via teks ini diperbanyak jenisnya, setelah dilakukan update Unicode.

Situs BBC memberitakan bahwa ada tambahan 250 simbol emoji baru, yang hadir di smartphone. Penambahan simbol tersebut mengikuti pembaruan yang dilakukan Unicode Standard ke versi 7.0.

Unicode adalah sebuah konsorsium yang membuat standar industri komputasi, untuk memberikan konsistensi dalam hal encoding dan penyajian teks, dalam sistem penulisan di beragam platform komputer.

Dalam blog resmi Unicode, diterangkan bahwa sebagian besar karakter emoji diturunkan dari karakter-karakter lama dan banyak digunakan, yang terdapat dalam font Windings dan Webdings. Sebagian besar di antaranya masih berwarna hitam-putih.

Beberapa karakter emoji baru yang diperkenalkan antara lain ikon tupai, merpati, thermometer, tornado, dan sebagainya.

Salam Vulcan, yang dipopuler oleh serial Star Trek, juga ditambahkan. Totalnya, ada sekitar 2.834 karakter baru yang ditambahkan dalam update.

Untuk simbol, ada simbol mata uang Ruble Rusia dan Manat Azerbaijan. Selain itu, ada pula script untuk bahasa Amerika Utara, Tiongkok, India, dan beberapa negara Asia.

Walau makin banyak ikon emoji yang ditambahkan, namun ikon-ikon tersebut masih dikritik karena belum merepresentasikan orang dari berbagai kalangan di seluruh dunia. Unicode juga mendapat kritikan karena ikon emoji hanya menonjolkan ras kulit putih.

The Unicode Consortium, dalam halaman FAQ di situsnya, mengatakan sedang mengupayakan agar ikon-ikon emoji tersebut bisa mewakili banyak karakter manusia dari berbagai latar belakang suku dan ras.

Related

Technology 3927425435942822456

Recent

item