Kronologi Kasus Seungri BIGBANG, dari Awal Sampai Penangkapan

Kronologi Kasus Seungri BIGBANG, dari Awal Sampai Penangkapan

Naviri Magazine - Ada kabar menghebohkan dari Korea Selatan, terkait selebritas mereka. Kali ini bukan atraksi di panggung, tapi peristiwa di dunia nyata, yang belakangan menjadi skandal besar. Seungri, salah satu personil BIGBANG, diduga terlibat dalam kasus dugaan suap layanan seksual.

Kasus ini bermula dari laporan SBS funE pada Kamis (26/2). Mereka membuat berita soal isi room chat antara Seungri dan rekan bisnisnya, yang berisi bahwa Seungri meminta beberapa gadis penghibur untuk layanan ke investor asing.

Setelah hampir tiga minggu bergulir, Seungri pun ditetapkan sebagai tersangka. Berikut kronologi kasus ini, mulai dari investigasi awal polisi hingga akhirnya Seungri menghentikan seluruh jadwalnya, dan dijadikan sebagai tersangka.

Tersebar isi room chat Seungri dengan tiga orang

Salah satu reporter SBS funE membagikan isi room chat KakaoTalk antara Seungri, Penyanyi C, CEO Yoo dari Yuri Holdings, dan salah satu pegawai bernama Kim, pada 26 Februari 2019. Portal berita tersebut menemukan bukti Seungri memanfaatkan Club Arena di Gangnam sebagai tempat melobi para investor.

Menurut pesan teks yang diungkapkan oleh SBS funE, pada 6 Desember 2015, pukul 22.38 waktu Korea Selatan, Seungri mengatakan kepada Kim untuk menyiapkan tempat di area utama Club Arena dan memanggil para gadis untuk investor asing B dan orang-orang yang bersamanya.

Lalu 40 menit setelah percakapan antara Kim dan Seungri selesai, CEO Yoo mengirim sms bahwa dia tengah menyiapkan pekerja seks komersial (PSK) dan meminta Kim untuk mengamankan para PSK itu ke kamar hotel.

YG Entertainment dan Yuri Holdings membantah 

Beberapa jam kemudian setelah berita tersebut dibuat, YG Entertainment merilis pernyataan resmi. YG mengatakan bahwa berita itu tidak benar, dan pihak YG Entertainment akan mengambil tindakan hukum terkait berita palsu ini.

"Halo, ini YG Entertainment. Ini pernyataan kami tentang artikel hari ini (26/2) tentang Seungri. Setelah memeriksa dengan sang artis, pesan teks dalam artikel itu tidak benar. Selain itu, seperti yang selalu kami lakukan, kami akan mengambil tindakan hukum yang kuat terhadap penyebaran rumor dan berita palsu," ungkap YG Entertainment, dikutip Soompi.

Yuri Holdings pun membantah laporan bahwa Seungri dan perusahaan mereka terlibat dalam suap ke investor asing menggunakan layanan seksual. Pernyataan resmi tersebut diungkapkan melalui rilis atas nama Direktur Eksekutif, Lee Hong Gyu.

"Pesan teks yang telah menjadi masalah, sepenuhnya salah dan kami yakin seseorang dengan niat jahat terhadap Seungri dan perusahaan telah mengarang pesan teks ini sebagai dendam, dan mengirimkannya ke wartawan. Ini adalah berita palsu yang telah dipublikasikan tanpa ada konfirmasi," ungkap rilis itu.

Polisi investigasi dugaan Seungri melakukan suap 

Departemen Kepolisian Seoul mengatakan akan melakukan penyelidikan pada Seungri BIGBANG, mengenai klaim bahwa ia menawarkan layanan seksual kepada investor bisnisnya.

"Kami telah meluncurkan investigasi terhadap klaim layanan (seksual) yang telah dilaporkan oleh media," ujar Departemen Kepolisian Seoul pada Selasa (26/2), dikutip Soompi.

Polisi akan memeriksa masalah dugaan suap layanan seksual ini dengan saksama, dan akan menyusun daftar individu yang disebutkan dalam pesan teks terkait.

Seungri menyatakan siap diperiksa polisi

Seungri mengatakan akan bekerja sama dengan kepolisian untuk segera menyelesaikan masalah dugaan suap layanan seksual ke investor asing, pada Rabu (27/2).

Dalam pernyataan resmi melalui YG Entertainment, mereka berharap kenyataan akan terungkap melalui investigasi.

"(Agar) kenyataan dari rumor sembarangan ini bisa terungkap, dan bila ada sedikit saja masalah, Seungri harus menerima konsekuensi hukumnya. Sebaliknya, kalau rumor ini terbukti palsu, kami akan mempersiapkan seluruh jalur hukum, sebagai tambahan dari (membuat) permintaan investigasi polisi," tutup YG.

Seungri jalani pemeriksaan polisi selama 8,5 jam

Seungri menjalani pemeriksaan polisi pada Rabu (27/2). Ia menghabiskan waktu sekitar 8,5 jam di kantor polisi, mulai pukul 21.00 waktu Korea Selatan. Sebelum melakukan pemeriksaan, Seungri sempat berbicara dengan para wartawan.

"Pagi ini, aku mengajukan petisi mengenai penyelidikan menyeluruh terhadap diriku. Sekali lagi, aku meminta maaf karena telah menyebabkan kekhawatiran dan kemarahan dengan berbagai kontroversi dan tuduhan yang ada. Aku akan menjalani pemeriksaan dengan sungguh-sungguh, sehingga kenyataan bisa terungkap sesegera mungkin," ujar Seungri, seperti dikutip Soompi.

Keesokan harinya, pada Kamis pagi (28/2), Seungri meninggalkan kantor polisi setelah menjalani rangkaian pemeriksaan. Di antaranya, tes urin, folikel, juga interogasi mengenai tuduhan narkoba dan penyediaan jasa layanan seksual.

Lalu, pada Kamis siang, tim kuasa hukum Seungri mengatakan bahwa sang artis dinyatakan bebas narkoba setelah pemeriksaan tersebut.

Seungri membatalkan seluruh kegiatannya

Terkait permasalahan yang sedang merundungnya, Seungri memilih untuk menghentikan seluruh jadwal dan kegiatannya.

YG Entertainment, selaku agensi yang menaungi Seungri, pada Kamis (28/2) mengatakan, Seungri membatalkan konsernya di Osaka (9-10 Maret) dan Jakarta (17 Maret) karena investigasi polisi yang berlangsung hingga saat ini.

"Tidak hanya konser, Seungri juga akan menghentikan semua aktivitas, dan secara aktif bekerja sama dalam semua pemeriksaan polisi selanjutnya," tulis YG Entertainment, seperti dikutip Soompi.

Seungri jadi tersangka kasus dugaan suap 

Pada Minggu (10/3), Seungri resmi dijadikan tersangka dalam dugaan suap layanan seksual. Dilansir Yonhap News, penetapan ini dilakukan bersamaan dengan penggerebekan kepolisian ke Club Arena, untuk mengumpulkan bukti terkait kasus Seungri.

Dalam laporan tersebut, polisi telah membuat catatan hukum terhadap tiga hingga empat orang lain yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Related

News 5933838551850984834
item