Pertama Kali di Dunia, Mesin Espresso Dikirim ke Antariksa

Pertama Kali di Dunia, Mesin Espresso Dikirim ke Antariksa

Naviri Magazine - Astronot selama ini "puasa" kopi enak selama bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Namun, kini, mereka akan segera mengakhirinya.

Firma teknologi Argotec, dan produsen mesin espresso Lavazza, bekerja sama dengan Badan Luar Angkasa Eropa (ESA) mengirim mesin espresso ke antariksa.

Tak seperti mesin espresso Lavazza lainnya, rancangan mesin yang dikirim ke antariksa ini telah disesuaikan dengan kondisi mikrogravitasi dan dinamika fluida di angkasa.

Nantinya, astronot tak akan menikmati espresso dengan gelas keramik atau kaca seperti biasanya, tetapi dengan kantong plastik. Mereka tidak akan menyeruput espresso, tetapi menyedot.

Diberitakan Huffington Post, mesin espresso yang dinamai ISSpresso itu punya beberapa perbedaan dengan mesin lain.

"Tabung plastik yang membawa air pada mesin espresso normalnya telah diganti dengan tabung baja yang tahan tekanan, hingga lebih dari 400 bar," demikian dinyatakan Argotec.

"Mesin ini begitu kompleks, hingga beratnya mencapai 20 kg," lanjut Argotec. Sesuai standar yang ditetapkan Badan Antariksa Eropa, ada komponen cadangan penting yang mesti disertakan.

Cara kerja ISSpresso

Bagaimana mesin espresso bekerja? Pertama, air melewati tabung baja dan dipanaskan dengan alat pemanas elektrik khusus dalam mesin espresso.

Air yang telah mencapai temperatur optimum akan mengalir ke kapsul berisi biji kopi. Espresso yang telah dihasilkan akan langsung mengalir ke kantong dan siap diminum.

Espresso perlu ditaruh di dalam kantong, agar tidak tumpah akibat kondisi mikrogravitasi di ISS.

Mesin espresso tersebut dikirim ke ISS bersama astronot pertama di Italia, Samantha Cristoforetti.

Related

Technology 2371195166834923336

Recent

item