Misteri Penemuan Fosil Raksasa yang Membuat Ilmuwan Tercengang

Misteri Penemuan Fosil Raksasa yang Membuat Ilmuwan Tercengang

Naviri Magazine - Fosil makhluk hidup raksasa yang belum teridentifikasi jenisnya kembali ditemukan, kali ini datang dari Kawasan Jebal Barez. Sebuah wilayah perbukitan tandus di pinggiran Iran.

Laporan datang dari seorang ramaja penggembala domba, yang mengklaim telah menemukan suatu rentetan bebatuan mirip fosil jasad makhluk hidup raksasa, di tempat ia biasa menggembalakan domba-dombanya.

Fosil makhluk hidup berukuran raksasa yang ditemukan di kawasan Jebal Barez ini sangat mengagumkan. Menurut para peneliti, mungkin inilah makhluk purba terbesar yang pernah eksis di dunia pada masa lalu. Ukuran kepalanya saja mencapai panjang 26 meter dengan ketinggian 8 meter!

Salah seorang arkeolog yang terlibat dalam penggalian sekaligus penelitian terhadap fosil Jebal Barez itu tercengang dan tidak menyangka sebelumnya, bahwa makhluk ini memang berukuran sangat besar, bahkan lebih besar daripada ultrasaurus (jenis dinosaurus terbesar di dunia). Dia belum pernah menyaksikan jejeran tulang rusuk makhluk purba setinggi itu. Benar-benar tidak bisa dibayangkan, katanya.

Diperkirakan, fosil tersebut muncul akibat adanya gempa bumi yang melanda Iran beberapa tahun lalu. Reruntuhan batuan akibat gempa bumi di Jebal Barez talah membuka fosil tersebut, yang selama berjuta tahun terkubur di dalam bukit-bukit tandus berbatu.

Namun, para arkeolog menyayangkan pemerintah Iran yang terkesan bergerak lambat dalam menindaklanjuti penggalian. Mereka seperti tidak serius menanggapi penemuan ini, pengiriman tenaga ahli dirasa sangat lambat dan kurang. Sehingga penggalian fosil Jebal Barez memakan waktu lebih panjang dari yang diperkirakan. Mereka menegaskan, “Kami kekurangan suplai tenaga ahli dalam misi penggalian ini.”

Tim Satuan Kepurbakalaan Iran, yang bertanggung jawab penuh atas penggalian, menegaskan bahwa ini merupakan kerangka raksasa tunggal. Ukurannya pun lebih besar daripada jenis dinosaurus yang pernah ada sebelumnya. Tapi, apakah makhluk ini termasuk dalam jajaran dinosaurus atau bukan, belum bisa diterangkan.

Mereka tidak mau berspekulasi bahwa ini merupakan salah satu jajaran spesies dinosaurus, sebab dari hasil penelitian yang telah ada, umur tulang makhluk tersebut berusia lebih muda daripada Era Cretaceous. Bahkan, seandainya mereka mau berspekulasi, mungkin makhluk ini hidup pada saat manusia purba telah menapakkan kaki-kaki mereka di bumi.

Pada fosil yang ditemukan, terdapat kerangka tulang-tulang rusuk makhluk tersebut. Jika masih utuh, mungkin diperkirakan tinggi setiap tulang rusuknya mencapai 5-7 kaki. Namun sebagian besar tulang rusuk tersebut telah keropos, sehingga pada ujung-ujungnya tidak bisa diamati lagi.

Diperkirakan, panjang tubuh keseluruhan makhluk ini mencapai 200 kaki lebih, jika dillihat dari struktur penyusun tulangnya. Setidaknya, kira-kira perlu beberapa tahun bagi para ahli arkeologi dan paleontologi untuk mengetahui secara pasti mengenai identitas makhluk misterius tersebut.

Mengenai kapan periode hidupnya, mungkin inilah pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu. Karena dengan mengetahui kapan masa periode makhluk ini eksis, pengidentifikasian selanjutnya akan jauh lebih mudah dilakukan. Bantuan tenaga ahli dari berbagai belahan dunia juga akan turut mempengaruhi cepat lambatnya pengenalan status makhluk ini.

Related

World's Fact 6844499776661224648

Recent

item