Aneh Sampai Tragis, Ini Kisah-kisah Jomblo Ngenes di Dunia

  Aneh Sampai Tragis, Ini Kisah-kisah Jomblo Ngenes di Dunia

Naviri Magazine - Tidak ada yang salah menjadi jomblo, khususnya kalau itu memang pilihan pribadi. Bisa jadi, seseorang ingin fokus pada studinya, dan memilih untuk tidak menjalin hubungan dengan siapa pun. Bisa jadi pula, seseorang ingin fokus pada karier atau pekerjaannya, dan sengaja tidak ingin menjalin hubungan dengan siapa pun agar tidak terganggu.

Karenanya, menjadi jomblo sama sekali tidak salah, dan semestinya bukan masalah. Sayangnya, kadang orang menjadikan status jomblo sebagai olok-olok seolah semua joblo pasti merana. Parahnya lagi, kenyataannya memang ada beberapa jomblo yang menunjukkan kalau mereka memang merana.

Terlepas dari hal itu, berikut ini adalah kisah-kisah terkait jomblo dari beberapa negara, dan hal-hal yang menimpa mereka.

Jomblo dilarang makan di restoran

Beberapa restoran di Arab Saudi melarang perempuan yang tidak/belum memiliki pasangan memasuki tempat mereka. Di sana, para wanita jomblo dinilai memiliki kepribadian dan mental tidak stabil, hingga membuat mereka melakukan hal-hal tak penting.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, para perempuan lajang ini kerap kegenitan, tebar pesona, merokok, dan main-main dengan ponsel pintar mereka. Ini banyak mereka lakukan di restoran-restoran, dan ternyata membuat banyak pemilik rumah makan itu keberatan.

Kelamaan jomblo, akhirnya menikahi diri sendiri

Namanya Grace Gelder, usianya mendekati kepala empat. Lebih dari enam tahun perempuan Inggris ini jomblo, tanpa ada lelaki yang serius melamar. Tak tahan hidupnya sepi, akhir dia memilih jalan paling ekstrem: menikahi dirinya sendiri.

Seperti dilansir situs mirror.co.uk, 'pernikahan' itu digelar di pedesaan Devon, 372 kilometer di sebelah tenggara ibu kota London. Dia mengundang 50 tamu, rata-rata sahabat dan keluarga dekat, sambil memakai baju pengantin. Ada jamuan makan, hiburan, sampai ritual lempar bunga. Persis seperti perayaan pernikahan lainnya.

Jomblo saat Valentine, gadis Amerika frustrasi

Satu lagi kisah jomblo mengenaskan namun ini lebih tragis. Jayah Shaileya Ram Jackson, remaja 15 tahun, bunuh diri lantaran tidak punya pacar dan merasa kesepian. Dia memutuskan lompat dari atap apartemen neneknya, tepat di hari kasih sayang.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, sebelum Jayah Shaileya Ram Jackson memutuskan mengakhiri hidupnya, dia lebih dulu membuat unggahan di jejaring sosial bahwa dirinya benar-benar diserang kegelisahan, sendiri, dan menunggu seseorang untuk menyuruhnya bunuh diri.

Polisi menduga, gadis itu mengalami depresi berat lantaran jomblo menghadapi hari kasih sayang. Dia diketahui lompat dari lantai 27 pada pukul 10.40 waktu setempat.

Penjaga pintu apartemen neneknya, bernama David Foster, mengatakan Jayah gadis yang baik. "Saya tidak tahu jika dia punya masalah berat," ujarnya.

Teman sekolahnya langsung berkabung, namun Jayah di saat-saat terakhirnya jarang bergaul. Semua rekannya hanya menyampaikan duka lewat jejaring sosial Facebook dan Twitter.

Jomblo ramai-ramai cari istri dari luar negeri

Otoritas China di wilayah utara Mongolia menangkap 31 orang yang diduga melakukan perdagangan manusia. Aparat sekaligus menahan 14 perempuan yang jadi korban, 11 asal Myanmar, seperti dilansir the Daily Mail.

Lima korban, yang berstatus warga asing, bahkan belum 18 tahun. Pemerintah China telah menggandeng kepolisian Myanmar untuk membongkar kasus ini. Penyelidikan selama tiga bulan dalam geng tersebut menunjukkan para pelaku menjerat korban, yang mayoritas asal Myanmar, berbekal iming-iming wisata dan pekerjaan di Negeri Tirai Bambu, kata kantor berita Xinhua.

Related

World's Fact 5980304579221631028

Recent

item