Ngeri! Setiap Tahun, 4.000 Orang Tewas karena Sambaran Petir

 Ngeri! Setiap Tahun, 4.000 Orang Tewas karena Sambaran Petir

Naviri Magazine - Petir sering muncul saat musim hujan. Meski mungkin terkesan biasa, dan kita juga tentu sudah biasa pula melihatnya, petir sebenarnya berbahaya. Jika petir menyambar ke tempat orang di mana pun, orang yang terambar bisa tewas.

Christopher Joh Andrews, dkk dalam Lightning Injuries: Electrical, Medical, and Legal Aspect (1992; 81) menerangkan bahwa petir dapat menyambar seseorang melalui tiga mekanisme. Cara pertama adalah sambaran langsung pada tubuh. Lalu, individu turut bisa terkena 'cipratan' halilintar setelah kilat mengenai objek atau orang di sekitarnya. Terakhir, arus tanah yang muncul karena rambatan petir di bumi berpotensi menyambar manusia.

CNN melaporkan, lebih dari 4.000 kematian terjadi akibat petir di dunia setiap tahun. Tapi, sembilan dari sepuluh orang yang terkena sambaran halilintar bisa selamat.

Peneliti halilintar, Mary Ann Cooper, mengatakan bahwa petir bisa mematikan bagian otak yang mengontrol pernapasan. Hal ini bisa menyebabkan suplai oksigen ke jantung habis, dan membuatnya berhenti bekerja sehingga berpotensi menjadi fatal.

“Jika seseorang yang selamat berkata ‘Saya tercengang oleh halilintar’, kemungkinan yang terjadi adalah pernapasan mereka tidak benar-benar berhenti bekerja,” katanya.

Meski selamat, mereka yang hidup, menurut Theodorus Christopher, dkk dalam “Cardiac Effects of Lightning Strikes” (2017), dapat menderita trauma atau luka ringan dan berat. Korban bisa mengalami eritema atau ruam di kulit atau henti jantung.

Lebih lanjut, Christopher, dkk menjelaskan bahwa efek pada jantung usai terkena sambaran petir seperti aritmia atau gangguan irama jantung, serangan jantung, cedera aorta, dan lemah jantung (cardiomyopathy), bisa dialami oleh korban.

Related

World's Fact 1472763156847693742

Recent

item