Ini Hal-hal yang Menjadikan Shalat Kita Tidak Khusyu’

Ini Hal-hal yang Menjadikan Shalat Kita Tidak Khusyu’

Naviri Magazine - Shalat adalah ibadah utama bagi seorang muslim. Setiap hari kita diperintahkan untuk menunaikan shalat wajib lima waktu. Di samping shalat wajib, Rasulullah saw. juga mencontohkan berbagai macam shalat sunnah. Dari shalat sunnah rawatib, shalat tahajud, shalat dhuha, shalat witir, dan lain-lain.

Tidak jarang, kita melaksanakan shalat tidak dengan khusyu dan tumakninah. Hal itu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

Karena tidak memahami makna doa-doa dan bacaan yang ada dalam sholat.

Tidak menghadirkan hati dan jiwa kita ketika mulai takbiratul ikhram, sehingga pikiran melayang ke mana-mana dan memikirkan hal-hal di luar shalat.

Banyaknya beban pikiran atau urusan yang belum terselesaikan, ketika kita hendak melakukan shalat.

Tidak merenungi isi dan kandungan shalat kita.

Tidak menghadirkan kesadaran bahwa kita sedang berdiri dihadapan Allah swt yang Maha Agung.

Disamping itu, kita juga sering tidak tumakninah (tenang) dalam melakukan shalat, padahal itu termasuk kesalahan besar, yang disebut Rasulullah saw sebagai pencurian, bahkan pencurian terbesar adalah pencurian dalam shalat.

Rasulullah saw. Bersabda, "Sejahat-jahatnya pencuri adalah orang yang mencuri dalam shalatnya." Mereka bertanya, "Bagaimana ia mencuri dalam shalat?" Beliau menjawab, "(Ia) tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya". (Hadits riwayat Imam Ahmad, 5/ 310 dan dalam Shahihul jami’ hadits no: 997.)

"Tidak sah shalat seseorang, sehingga ia menegakkan (meluruskan) punggungnya ketika ruku’ dan sujud." (Hadits riwayat Abu Daud; 1/ 533, dalam shahihul jami', hadits; No: 7224.)

Related

Moslem World 7704354449240103172

Recent

item