Ini 5 Film Horor Terbaik dan Terseram Adaptasi Novel Stephen King

Ini 5 Film Horor Terbaik dan Terseram Adaptasi Novel Stephen King

Naviri Magazine - Stephen Edwin King, atau yang lebih dikenal dengan nama Stephen King, merupakan salah satu novelis terkemuka di dunia.

Raja Horor. Itulah titel yang tersemat pada diri Stephen King. Karya-karya pengarang terkenal asal Amerika Serikat ini memang banyak berkutat pada genre horor, supernatural, hingga fantasi.

Produktivitasnya tak main-main. Ada sekitar 61 novel dan enam buku nonfiksi karyanya yang sudah terbit. Jangan lupakan pula 200 cerita pendek yang sudah ditulisnya. Hingga kini, penjualan bukunya telah mencapai 350 juta kopi.

Belum lagi berbagai penghargaan yang telah dimenangkannya. Mulai dari Bram Stoker Awards, World Fantasy Awards, Medal for Distinguished Contribution to American Letters dari National Book Foundation, hingga World Fantasy Award for Life Achievement.

Dengan level popularitas tersebut, tak heran jika kemudian buku-bukunya menarik kreator lain untuk mengadaptasinya. Mulai dari serial TV, komik, hingga tentu saja film.

Boleh dibilang bahwa lewat filmlah karya-karya Stephen King jadi makin populer dan mendunia. Tercatat lebih dari 50 film panjang yang mengadaptasi novel maupun cerpen Stephen King. Dari semua itu, inilah lima film adaptasi buku karya Stephen King yang paling seram.

Carrie (1976)

Film ini berkisah tentang Carrie White, gadis remaja pemalu yang meluapkan amarahnya dengan kekuatan telekinesis.

Carrie sebenarnya tak menyadari punya kekuatan tersebut, sampai akhirnya ia dipermalukan oleh teman-temannya saat pesta dansa di sekolahnya. Masalah dalam diri Carrie diperparah karena ia diasuh oleh ibunya yang sangat ketat dan ekstrem dalam hal reliji.

Saat dirilis pada 1976, Carrie arahan sutradara Brian de Palma ini mengejutkan penonton. Banyak kritikus dan penonton yang menyebut Carrie sebagai film adaptasi novel Stephen King yang terbaik.

Sejumlah media film terkemuka Hollywood melabeli Carrie sebagai salah satu film horor terbaik sepanjang masa. Carrie juga film pertama yang mengadaptasi buku Stephen King. Sang pengarang hanya dibayar 2.500 dolar AS untuk pembelian hak adaptasi bukunya.

The Shining (1980)

Diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Stephen King, cerita The Shining tentang Jack Torrance, penulis dan eks alkoholik, yang bersama anak-istrinya menjaga sebuah hotel besar yang terisolasi di daerah Colorado Rockies, pada saat musim nonliburan.

Di tengah suasana sepi seperti itu, ditambah pengaruh supernatural yang bersemayam dalam hotel, lama-kelamaan kewarasan Jack memburuk. Apalagi, anak Jack berkemampuan seperti cenayang, yang bisa melihat peristiwa masa lalu di hotel tersebut.

The Shining adalah salah satu film horor legendaris dan terbaik yang pernah dihasilkan Hollywood. Stanley Kubrick menyutradarai, menulis skenario, dan juga memproduserinya.

The Dead Zone (1983)

Hal spesial dari film adaptasi novel Stephen King ini adalah David Cronenberg sebagai sutradara. Sebab, ia merupakan salah satu pionir dalam body horror. Inilah subgenre horor yang kerap menampilkan gambar-gambar yang tak nyaman, baik secara fisik maupun secara psikologis, karena isinya berupa kekerasan pada tubuh manusia.

Dalam film-filmnya, Cronenberg pun mampu meramu elemen-elemen body horror tersebut dengan persoalan teknologi dan psikologi. Hal-hal itulah yang Cronenberg sesapkan dalam The Dead Zone.

Kisah film ini tentang Johnny Smith yang baru sadar dari koma akibat kecelakaan mobil yang menimpanya, lima tahun silam. Kini, Johnny memiliki kemampuan cenayang, sehingga mampu melihat masa depan.

Misery (1990)

Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Stephen King ini disutradarai oleh sineas serba bisa yang juga seorang aktor, Rob Reiner. Dia terkenal lewat film drama Stand by Me (1986), komedi romantis legendaris When Harry Met Sally (1989), hingga drama militer A Few Good Men (1992).

Misery bercerita tentang Paul Sheldon (diperankan James Caan), penulis terkenal, yang nyawanya diselamatkan dari kecelakaan mobil oleh seorang penggemarnya, Annie Wilkes (Kathy Bates).

Akan tetapi, penyelamatan dan perawatan yang diterima Sheldon berubah menjadi mimpi buruk. Dia mulai menyadari bahwa dirinya terjebak dalam penawanan dan pelecehan. Setelah menonton, Misery disebut Stephen King sebagai salah satu film favoritnya.

It (2017)

Boleh jadi, badut Pennywise menjadi karakter ikonik paling terkenal yang pernah diciptakan Stephen King. Apalagi setelah karakter ini hidup di layar kaca lewat serial TV yang populer pada 1990, dan akhirnya juga muncul di layar lebar pada 2017.

Dua tahun lalu, kita menyaksikan keseraman dan kekejian badut Pennywise dalam film horor supernatural It, garapan sutradara Andy Muschietti. Dan sekarang, kita kembali menyaksikan kisah lanjutannya dalam It: Chapter Two.

Seperti bukunya, It berkisah tentang anak-anak yang tinggal di kota kecil Derry, Amerika Serikat, yang harus hidup dalam teror. Sebab, semasa musim panas 1989, sejumlah anak di Derry hilang tanpa jejak.

Related

Film 8556683841244731645

Recent

item