Midnight Sun, Misteri Munculnya Matahari di Tengah Malam

Midnight Sun, Misteri Munculnya Matahari di Tengah Malam

Naviri Magazine - Matahari tengah malam atau midnight sun adalah fenomena alam yang terjadi pada bulan-bulan musim panas (summer) di lintang utara dekat Lingkaran Arktik (kutub utara), di mana matahari masih terlihat di tengah malam pada waktu lokal, apabila cuaca cerah.

Pada bulan Mei banyak sekali turis Asia dan Eropa Tengah, yang berkunjung ke ujung utara bumi untuk menyaksikan fenomena alam tersebut. Salah satu kota tujuan untuk wisata ‘Midnight Sun’ adalah Tromso, Bodo, Hammerfest, dan Nordkapp.

Tromso adalah kota besar terakhir sebelum memasuki kawasan lingkaran kutub utara. Kota ini terletak 69°40' Lintang Utara, dan hanya berjarak 350 km dari situ. Pada setiap bulan Mei, matahari akan tenggelam, dan langsung terbit di cakrwala kota Tromso. Turis-turis mancanegara biasanya berdatangan pada bulan bulan itu.

Negara yang bisa merasakan fenomena ini antara lain: Kanada, AS, Denmark (Greenland), Norwegia, Swedia, Finlandia, Rusia, dan Islandia. Seperempat wilayah Finlandia berada di bagian utara lingkaran Arktik.

Di beberapa daerah di kutub, matahari akan terus tampak selama 6 bulan. Bayangkan, ketika kita bangun 'pagi', ternyata langit masih gelap. Kebalikan dari fenomena ini disebut polar night, terjadi saat musim dingin, ketika matahari tetap berada di bawah horizon (ufuk) sepanjang hari.

Durasi midnight sun akan meningkat dari hari ke hari, selama titik balik matahari pada musim panas di lingkaran kutub, kemudian akan mencapai 6 bulan pada kutub.

Di daerah kutub itu sendiri, matahari hanya terbit dan terbenam sekali dalam setahun. Sekali lagi, hanya terbit dan terbenam sekali dalam setahun. Selama 6 bulan, ketika matahari berada di atas ufuk, matahari akan terus bergerak di sekitar ufuk, dan mencapai ketinggian tertinggi saat titik balik matahari pada saat musim panas.

Related

Traveling 6321081454639069059

Recent

item