Sudan, Negara Islam Terbesar di Afrika dan di Kawasan Arab

Sudan, Negara Islam Terbesar di Afrika dan di Kawasan Arab

Naviri Magazine - Sudan (nama resmi: Republic of Sudan) adalah negara yang terletak di timur laut benua Afrika. Sudan merupakan negara terluas di Afrika dan di daerah Arab, serta terluas kesepuluh di dunia.

Negara ini berbatasan dengan Mesir di utara, Laut Merah di timur laut, Kongo dan Afrika Tengah di barat daya, Chad di barat, dan Libya di barat laut. Sungai Nil, yang merupakan sungai terpanjang di dunia, memisahkan negara ini menjadi bagian selatan dan utara.

Sebagai anggota PBB, Sudan juga anggota Arab Union, Liga Arab, OKI, dan Gerakan Non-Blok, juga sebagai pengamat di WTO. Ibu kota negara ini adalah Khartoum, yang merupakan pusat politik, kebudayaan, dan perdagangan. Sementara Omdurman sebagai kota terbesarnya.

Dengan jumlah populasi 42 juta jiwa, Islam Sunni merupakan agama resmi dan terbanyak dianut, sementara bahasa Arab dan Inggris merupakan bahasa resmi negara ini.

Pendidikan di Sudan digratiskan, dan diwajibkan bagi seluruh anak-anak usia 6 sampai 13 tahun. Pendidikan dimulai dari pendidikan dasar selama delapan tahun, kemudian pendidikan menengah tiga tahun. Jenjang pendidikan diubah menjadi berformat 6 + 3 + 3 pada tahun 1990.

Bahasa pengantar pedidikan yang digunakan di semua tingkatan adalah bahasa Arab. Lokasi sekolah terkonsentrasi di sejumlah daerah perkotaan, yang mana sejumlah sekolah yang terletak di bagian Selatan dan Barat telah rusak bahkan hancur akibat konflik di negara tersebut.

Pada tahun 2001, Bank Dunia memperkirakan partisipasi murni siswa Sekolah Dasar adalah 46% dan 21 persen dari pelajar sekolah menengah yang terdiri dari siswa yang memenuhi syarat. Tingkat kelangsungan pendidikan di Sudan sangat bervariasi, di beberapa provinsi bahkan hanya mencapai di bawah 20 persen.

Sudan memiliki 19 universitas berbahasa Arab. Pendidikan di tingkat menengah dan pendidikan tinggi di universitas mengalami masalah penghambat yang serius, disebabkan sebagian besar penduduk berjenis kelamin laki-laki melaksanakan dinas militer sebelum dapat menyelesaikan pendidikan mereka.

Menurut perkiraan Bank Dunia, pada tahun 2000 tingkat baca-tulis pada orang dewasa berusia 15 tahun ke atas hampir 58% (69% untuk laki-laki, 46% untuk wanita). Sedangkan pada tahun 2002, tingkat baca-tulis pada orang dewasa berusia 15 tahun ke atas mencapai 60 persen, dan tingkat buta aksara pemuda (usia 15-24) diperkirakan sebesar 23%.

Related

World's Fact 3560361779173686672

Recent

item