Misteri 28 Sapi Alpen yang Mati Bersama karena Melompat dari Tebing

Misteri 28 Sapi Alpen yang Mati Bersama karena Melompat dari Tebing

Naviri Magazine - Entah apa yang terjadi, namun sepertinya para sapi di pegunungan Alpen, Swiss, telah melakukan bunuh diri massal dengan cara melompat dari tebing tinggi, dekat sebuah desa kecil di pegunungan itu.

Hanya dalam tempo 3 hari, 28 ekor sapi ditemukan mati setelah terjun bebas dari ketinggian beberapa ratus meter ke bebatuan di bawah tebing. Dalam setiap kasus, petugas penjaga pegunungan harus menggunakan helikopter untuk menyingkirkan bangkai-bangkai tersebut, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan pencemaran terhadap air tanah.

Seorang juru bicara kepolisian berkata, "Tidak ada hewan karnivora besar yang tinggal di Alpen lagi, jadi kami harus memindahkan bangkai-bangkai itu sendiri."

Umumnya, sapi-sapi yang tumbuh di pegunungan dapat memperkirakan bahaya, dan tidak begitu saja jatuh dari tebing.

Menurut penduduk lokal, dalam beberapa hari terakhir memang ada badai petir yang dashyat di wilayah itu. Mungkin badai petir itu membuat hewan-hewan tersebut ketakutan. Sapi-sapi yang berkeliaran di dataran tinggi Alpen bukan pemandangan yang aneh. Para petani membiarkan mereka lepas di dataran hijau di atas desa mereka.

Sapi-sapi itu memang kadang jatuh dari tebing Alpen, namun sangat jarang ditemukan sekelompok sapi jatuh bersamaan dalam waktu dekat di tempat yang sama. Lagi pula, kebanyakan ilmuwan tidak percaya bahwa hewan mampu melakukan bunuh diri.

Sapi Alpen umumnya membawa lonceng besar di leher mereka, dan dikenal sebagai sapi dengan kualitas susu terbaik, baik untuk diminum ataupun untuk dibuat keju.

Related

World's Fact 8342310760210616223

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item