Panduan Hidup Sehat dan Bahagia, Saat Memasuki Usia 40 Tahun

 Panduan Hidup Sehat dan Bahagia, Saat Memasuki Usia 40 Tahun

Naviri Magazine - Hidup sehat dan bahagia ketika memasuki usia senja merupakan keinginan setiap individu. Apalagi jika hidup dihabiskan untuk bekerja mulai dari matahari terbit hingga terbenam.

Secara psikologis, orang Indonesia terjebak konsep hidup rat race cycle, yaitu suatu konsep upaya pengejaran sesuatu tanpa henti, tetapi tidak mendapatkan hasil maksimal. Agar tetap sehat dan bahagia, beberapa tips ini bisa diterapkan dengan mudah, terutama bagi Anda yang berusia 40-an:

Ubah gaya hidup

Konsumsi makanan dengan gizi dan nutrisi seimbang, seperti sayuran, ikan, dan buah-buahan. Tidak perlu yang organik, kecuali jika Anda memang menginginkannya. Periksa juga kesehatan secara rutin ke rumah sakit atau laboratorium, untuk melihat potensi penyakit dan cara pencegahannya. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Kemudian, jangan lupa berolah raga secara teratur. Tidak perlu pergi ke gym dengan biaya yang menguras kantong. Pilih saja olahraga murah meriah seperti berjalan cepat di pagi hari, lari, atau olahraga yang bisa dilakukan di mana pun.

Perbaiki catatan bulanan keuangan

Perhatikan pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Perbaiki catatannya dengan mengkurasi, mulai dari yang paling penting hingga yang tidak penting. Seimbangkan keinginan dan kebutuhan yang urgensinya paling penting, yaitu dengan sistem prioritas.

Anda bisa menggunakan cara manual menggunakan buku catatan, atau dengan cara instan yakni menggunakan aplikasi di telepon genggam.

Catat semua, baik yang terendah jumlahnya sampai yang paling besar. Terlihat sepele, padahal inilah yang menentukan ke mana arah pemasukan dan pengeluaran setiap bulan yang kadang tanpa kita sadari habisnya.

Buat pos uang

Gunanya adalah untuk membatasi antara kebutuhan dengan keinginan. Bukan berarti kita tidak boleh memenuhi keinginan, tapi buatlah anggarannya. Pisahkan dari anggaran rutin seperti belanja bulanan, ongkos, investasi, dan tak terduga atau dana darurat.

Dana darurat berguna untuk mengatasi berbagai kondisi, seperti biaya hidup selama mencari pekerjaan baru, biaya pengobatan darurat, biaya perbaikan rumah akibat musibah, biaya perawatan pasca kecelakaan, serta kondisi darurat lainnya.

Jumlahnya yang tidak sedikit ini yang harus dipersiapkan, setidaknya cukup untuk 10 bulan, caranya dengan menyisihkan 10% hingga 20% dari gaji bulanan.

Pilih produk investasi yang menguntungkan

Asuransi adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang yang bisa dinikmati di saat usia matang maupun dana darurat. Berinvestasi di asuransi dan di bank pastinya berbeda, tergantung kebutuhan dan profil calon nasabah.

Bila berinvestasi di asuransi, calon nasabah akan mendapatkan keuntungan investasi dan perlindungan jiwa, apabila terjadi risiko kehidupan yang dapat terjadi kapan saja, misalkan meninggal dunia.

Oleh karena itu, bila terjadi risiko meninggal dunia, maka investasi nasabah dapat diwariskan kepada keluarga atau ahli waris. Dengan begitu, ahli waris dapat terproteksi secara finansial.

Beberapa produk yang bisa dipilih adalah produk-produk dari Avrist Assurance, yang merupakan perusahaan asuransi jiwa patungan pertama di Indonesia sejak 1975. Avrist Assurance terus berkembang menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka yang mampu bersaing di industri asuransi jiwa di Indonesia.

Related

Tips 5822670883384664639

Recent

item