Hasil Penelitian Astronom: Alam Semesta Kini Telah Sekarat

Hasil Penelitian Astronom: Alam Semesta Kini Telah Sekarat

Naviri Magazine - Astronom yang tergabung dalam International Centre for Radio Astronomy Research (ICRAR) mengingatkan, alam semesta saat ini perlahan sedang sekarat.

Kesimpulan itu disampaikan astronom setelah memotret energi yang dipancarkan galaksi di alam semesta, dengan menggunakan beberapa teleksop terbaik di dunia. Dalam studi yang bertajuk The Galaxy And Mass Assembly (GAMA), tim astronom mengaku telah mempelajari 200 ribu galaksi.

Dikutip dari Daily Mail, astronom tersebut mengungkapkan energi yang dimiliki galaksi saat ini sudah tinggal setengahnya, sejak dua miliar tahun yang lalu saat galaksi lahir.

"Alam semesta ditakdirkan menurun, seperti usia tua yang berakhir," kata Simon Driver, pemimpin studi dari ICRAR, di Australia Barat.

Peneliti mengumpulkan potret energi galaksi dari tujuh telekop terbaik, di antaranya VIST dan the VST (Paranal Observatory, Chili); GALEX (NASA); WISE dan Herschel (Badan Antariksa Eropa).

Dalam gambar yang dihasilkan teleskop tersebut, tampak galaksi dalam berbagai panjang gelombang berbeda, dan ditemukan energi yang dipancarkan makin meredup.

Data yang dikumpulkan teleskop tersebut sebelumnya belum pernah dilakukan.

Diver mengatakan, energi pada galaksi muncul setelah adanya peristiwa Bing Bang. Usai kejadian besar tersebut, energi galaksi makin bertambah berkat kontribusi bintang. Para bintang tersebut menambah energi dengan menggabungkan unsur seperti hidrogen dan helium bersama-sama.

Namun, seiring perkembangan usia galaksi, maka makin lama energi galaksi makin sekarat

Sejatinya, gagasan alam semesta secara perlahan memudar dan sekarat sudah dikenal sejak 1990-an. Namun studi terbaru ini merupakan studi yang paling akurat dan produktif sepanjang sejarah.

Temuan ini dipresentasikan tim yang dipimpin Driver pada sidang umum  International Astronomical Union di Honolulu, Hawaii.

Related

Science 8050949998963361440

Recent

item