Ilmuwan Indonesia Menemukan Tanaman Langka Obat HIV/AIDS di Batam

Ilmuwan Indonesia Menemukan Tanaman Langka Obat HIV/AIDS di Batam

Naviri Magazine - Sejumlah tanaman langka ditemukan di Kebun Raya Batam. Dari sekian tanaman langka yang ditemukan, ternyata terdapat Calophyllum Lanigerum atau pohon bintangur, yang dipercaya berkhasiat sebagai obat HIV/AIDS.

"Beberapa peneliti dan masyarakat mempercayai Calophyllum dapat digunakan untuk mengobati HIV/AIDS," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam, Aridiwinata, saat menemani tim peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam eksplorasi pendataan tumbuhan Kebun Raya Batam.

Tak cuma pohon bintangur, lanjut dia, tim LIPI juga menemukan beberapa tanaman langka lain. Di antaranya Nephentes atau kantong semar dari varietas baru, dan Grammatophyllum Speciosum yang merupakan anggrek raksasa.

Selain itu, di Hutan Sei Temiang dan Sei Harapan juga ditemukan Aquilaria Hirta yang dikenal sebagai pohon Gaharu/candan.

"Tanaman ini (Aquilaria Hirta) merupakan tumbuhan langka di dunia. Kami benar-benar berharap rencana LIPI, Kebun Raya Bogor, bersama Pemkot Batam, untuk membangun Kebun Raya Batam benar-benar terealisasi, karena potensinya ada," ungkap Aridiwinata.

Sebelumnya, saat meninjau lahan Kebun Raya Batam, Kepala Kebun Raya Bogor, Mustaid Siregar, mengatakan, Batam memiliki 80 tumbuhan endemik yang tumbuh di hutan-hutan konservasi.

Menurut dia, tanaman endemis paling istimewa adalah Bintangur. Tanaman asli Batam ini merupakan tumbuhan pesisir yang dapat dijadikan obat-obatan.

Related

Science 8305443229586374853

Recent

item