Semakin Dewasa, Jumlah Teman Makin Sedikit. Ini Penyebabnya

 Semakin Dewasa, Jumlah Teman Makin Sedikit. Ini Penyebabnya

Naviri Magazine - Anda mungkin merasa jumlah teman berkurang seiring berlalunya waktu dan bertambahnya usia, apalagi saat menginjak usia 30-an. Ternyata, ini adalah hal yang wajar-wajar saja. Berikut penyebab teman Anda akan berkurang saat usia bertambah:

Perbedaan pola pikir dan ketertarikan

Saat sekolah atau kuliah dulu, Anda mungkin punya lebih banyak teman. Ini bisa disebabkan karena saat masih sama-sama sekolah, Anda dan teman-teman seusia punya pola pikir, ketertarikan, dan lingkungan yang mirip.

Namun, seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup, ketertarikan dan pola pikir Anda mungkin berubah. Teman atau sahabat yang dulu dirasa paling klop, kini mungkin berubah jadi tidak nyambung dan terasa asing.

Keterbatasan waktu 

Serba sibuk dan selalu tak punya waktu. Anda dan semua orang seusia mungkin jadi semakin sibuk karena pekerjaan, keluarga, hobi, atau banyak kegiatan lain. Waktu yang terbatas secara otomatis membuat Anda melakukan seleksi alam.

Anda mulai memilah mau menghabiskan waktu bersama siapa, terlebih mereka yang dekat di hati, mereka yang cukup penting untuk diajak menghabiskan waktu bersama. Tidak semua ajakan bertemu akan Anda terima, dan ini wajar saja.

Pengalaman yang bertambah menjadikan lebih selektif

Berbagai hal dan semua orang yang Anda temui dalam hidup membuat Anda beroleh pengalaman yang lebih banyak. Ini membantu Anda bisa menilai orang dengan lebih baik.

Anda pun jadi lebih selektif memilah teman, mana yang baik dan penting untuk berada dalam hidup Anda, dan mana yang tidak. Tanpa sadar, Anda akan menjauh dari teman-teman lama yang ‘tidak lolos seleksi’.

Ogah basa-basi

Semakin dewasa, mungkin Anda merasa tidak punya banyak energi untuk berbasa-basi, omong kosong, dan terlibat dalam percakapan ‘kosong’. Anda pun tak punya energi untuk mencari teman baru.

Sama halnya dengan hubungan, Anda akan mencari hubungan yang lebih ‘dalam’, termasuk dalam pertemanan. Otomatis, teman-teman dan kenalan yang tidak dekat, juga teman yang beracun, bisa jadi akan semakin menjauh, ditinggalkan, dan lingkaran pertemanan Anda jadi lebih kecil.

Persahabatan yang teruji waktu 

Seiring berjalannya waktu, Anda bisa melihat dan merasakan, orang-orang yang selalu ada untuk Anda di kala senang dan susah. Bukan hanya teman hang out atau teman main, tetapi para sahabat yang ikut berbagi perjalanan hidup bersama, meski tak selalu bertemu setiap waktu.

Teman memang penting, tetapi Anda tak perlu punya ratusan teman di dalam hidup ini. Yang penting kualitasnya, dan bukan hanya kuantitas.

Seperti teknik KonMari dari Marie Kondo yang mengajak Anda meminimalisasi barang-barang yang dimiliki, mungkin di dalam hidup ini tak ada salahnya juga ‘beres-beres’ teman untuk punya hidup dan hubungan yang lebih berkualitas.

Related

Psychology 7633217058941185144

Recent

item