Ternyata, IndoXXI Punya 120 Situs Streaming Film Lain di Luar Indonesia

 Ternyata, IndoXXI Punya 120 Situs Streaming Film Lain di Luar Indonesia

Naviri Magazine - Bukan hanya di Indonesia, ternyata situs streaming film bajakan IndoXXI juga memiliki jaringan dalam skala global. Menurut Asosiasi Industri Video Asia (Asia Video Industry Association/AVIA), IndoXXI punya lebih dari 120 situs film bajakan yang tersebar di Asia Tenggara.

Hal ini diungkap AVIA berdasarkan penyelidikan mereka terkait berbagai situs web streaming film bajakan, yang punya karakteristik mirip dengan IndoXXI.

Menurut Neil Gane, selaku General Manager AVIA, Koalisi Video Indonesia (Video Coalition of Indonesia/VCI) telah mengirimkan lebih dari 150 situs web streaming film bajakan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) baru-baru ini. Kebanyakan dari situs tersebut, kata dia, berasal dari jaringan IndoXXI.

Namun, karena IndoXXI terus mendaftarkan dan mengalihkan situsnya ke domain baru, dan keterlambatan penyedia jasa internet (ISP) untuk mematuhi pemblokiran Kominfo, beberapa situs IndoXXI masih dapat diakses hingga saat ini.

Berikut pernyataan lengkap AVIA yang diterima pada Sabtu (4/1).

“Pada Juni tahun lalu CAP (AVIA Coalition Against Piracy) melakukan analisis terhadap jaringan IndoXXI dan mengidentifikasi lebih dari 120 situs aktif atau redirect yang terkait dengan grup IndoXXI.

“Analisis dilakukan berdasarkan perincian umum seperti logo, tata letak, detail kontak domain atau pendaftar, antarmuka pengguna, dan aktivitas mirroring. Situs-situs IndoXXI ini kemudian diblokir oleh Kominfo, namun IndoXXI terus mendaftarkan domain baru dan mengalihkan beberapa situs yang diblokir ke domain baru ini.

“Video Coalition of Indonesia (VCI) terus memantau situs streaming pembajakan populer, dan baru-baru ini mengirimkan lebih dari 150 situs pembajakan ke Kominfo, yang mencakup banyak situs IndoXXI. Beberapa ISP telah memblokir situs-situs ini, sementara ISP lain sedikit lebih lambat dalam mematuhi perintah pemblokiran Kominfo.”

Sebelumnya, AVIA menyebut dalam siaran persnya, Jumat (3/1), bahwa IndoXXI memiliki jaringan situs web streaming film bajakan dunia yang sangat populer di Asia Tenggara. Adapun perusahaan analisis lalu lintas web berbasis di AS, Alexa, menempatkan IndoXXI di peringkat 721 sebagai situs web paling populer di dunia.

Menurut AVIA, IndoXXI masuk ke peringkat 100 besar situs web populer di Indonesia, Malaysia, Jepang, Singapura, Filipina, dan Taiwan. Mereka juga membeberkan, situs IndoXXI telah masuk ke dalam US Government's 2019 USTR Notorious Markets List, karena dianggap sebagai situs web paling mengerikan di luar Amerika Serikat, dan terlibat memfasilitasi pembajakan hak cipta besar atau pemalsuan merek dagang.

Related

News 5839363297111136789

Recent

item