Misteri Kehidupan Para Raksasa yang Menjadi Makhluk Pertama di Bumi

Misteri Kehidupan Para Raksasa yang Menjadi Makhluk Pertama di Bumi, naviri.org, Naviri Magazine, naviri

Naviri Magazine - Kitab Kejadian 6:4, Alkitab menuliskan tentang keberadaan ras raksasa di bumi pada zaman purbakala, yang disebut Nephilim. Mereka adalah hasil perkawinan antara anak-anak Elohim (benei ha’Elohim: para malaikat) yang jatuh dengan anak-anak perempuan manusia (benoth Adam).

“Pada hari-hari itu, para raksasa (Nephilim) telah ada di bumi, bahkan juga sesudahnya, ketika anak-anak Elohim (bene ha-Elohim; para malaikat) menghampiri anak-anak perempuan manusia (benoth Adam) dan mereka telah melahirkan baginya; mereka adalah orang-orang perkasa (gibborim) yang ada sejak lama, orang-orang yang ternama.” Kejadian 6:4 (ILT)

Catatan Alkitab tentang keberadaan para raksasa juga didukung oleh literatur-literatur Yahudi kuno lainnya, seperti Kitab Henokh, Kitab Yobel, dan Kitab Para Raksasa. Keempat kitab ini semuanya juga ditemukan di antara naskah-naskah kuno Gulungan-gulungan Kitab di Laut Mati, di dalam gua-gua wadi Qumran.

Kitab Henokh 6:1-6 mengisahkan, “Dan terjadilah, setelah anak-anak manusia bertambah banyak pada hari-hari itu, anak-anak perempuan yang cantik dan rupawan telah lahir bagi mereka.

“Dan para malaikat, anak-anak surgawi, memandangi dan bernafsu kepada mereka, dan berkata satu sama lain, ‘Lihatlah, kita akan memilih bagi diri kita sendiri istri dari antara anak-anak manusia, dan akan melahirkan anak-anak bagi kita.’

“Dan Semjâzâ, pemimpin mereka, berkata kepada mereka, ‘Aku takut bahwa mungkin kamu tidak bersedia melakukan perbuatan ini, dan aku sendiri akan menderita karena dosa besar ini.’

“Kemudian semua menjawab dia dan berkata, ‘Kita semua akan bersumpah, dan mengikatkan diri bersama-sama dengan kutukan, bahwa kita tidak akan membatalkan rencana ini, tapi akan menjalankan rencana ini.’

“Kemudian mereka semua bersumpah bersama-sama, dan mengikatkan diri satu sama lain dengan kutukan; mereka semuanya ada dua ratus malaikat.

“Dan mereka turun di Ardîs, yaitu puncak Gunung Hermon; dan mereka menyebutnya Gunung Hermon, karena mereka telah bersumpah di atasnya dan mengikatkan diri bersama-sama dengan kutukan.

“Dan mereka mengambil bagi diri mereka sendiri istri, dan masing-masing memilih untuk dirinya sendiri seseorang, dan mereka mulai mendekati perempuan-perempuan itu, dan bersetubuh dengan mereka, dan mengajari mereka mantra dan ilmu sihir, dan memperkenalkan mereka cara pemotongan akar-akaran dan kayu-kayuan.

“Dan mereka mengandung dan melahirkan raksasa besar yang tingginya tiga ribu ells.
Mereka melahap semua hasil jerih payah manusia, sampai-sampai manusia tidak dapat bertahan lagi.

“Kemudian para raksasa berbalik menyerang manusia untuk memakan mereka.
Dan mereka mulai berbuat dosa kepada burung-burung dan binatang-binatang, kepada binatang-binatang yang merayap, dan ikan-ikan, dan saling memakan daging mereka sendiri, dan meminum darahnya. Dan bumi mengeluh karena kejahatan mereka.”

Hal yang sama juga dituliskan oleh Kitab Yobel:

“Dan terjadilah ketika anak-anak manusia mulai bertambah banyak di muka bumi dan anak-anak perempuan lahir bagi mereka, anak-anak Elohim memandang mereka pada suatu tahun dalam yobel ini, bahwa mereka cantik-cantik untuk dipandang, dan mereka semuanya mengambil bagi diri mereka sendiri istri-istri sesuai pilihan mereka, dan mereka melahirkan bagi mereka anak-anak lelaki dan mereka itu raksasa-raksasa.” Kitab Yobel 5:1

Fragmen-fragmen Kitab Para Raksasa yang ditemukan di Gua Qumran, juga menggambarkan hal yang sama:

1Q23 Frag. 9 + 14 + 15 2[...] mereka tahu rahasia-rahasia dari [...] 3[...] dosa sangat besar di bumi [...] 4[...] dan mereka membunuh banyak [...] 5[... mereka memperanakkan] raksasa-raksasa [...]

4Q531 Frag. 2 [...] mereka mencemarkan [...] 2[... mereka memperanakkan] raksasa-raksasa dan monster-monster [...] 3[...] mereka memperanakkan, dan, lihatlah, seluruh [bumi menjadi rusak ...] 4[...] dengan darahnya dan oleh tangan para [...] 5[raksasa] yang tidak mencukupi bagi mereka dan [...] 6[...] dan mereka berusaha untuk memangsa banyak [...]7[...] 8[...] monster-monster menyerangnya.

Kitab Para Raksasa memang ditemukan dalam kondisi hancur dan sudah tidak utuh lagi. Namun dari potongan-potongan itu, kita bisa mendapatkan gambaran mengenai apa yang terjadi pada masa itu: keberadaan para raksasa dan adanya makhluk lain yang disebut/diterjemahkan sebagai monster-monster. Mereka merusak seluruh bumi.

Selain tulisan-tulisan Ibrani kuno itu, kita juga sering mendengar cerita-cerita tentang para raksasa pada zaman purbakala, demikian juga dengan penemuan-penemuan kerangka raksasa dari seluruh dunia.

Namun sekarang ini tampaknya agak sulit untuk mendapatkan gambar-gambar kerangka manusia raksasa yang asli, dan membedakannya dengan yang palsu, karena mayoritas orang-orang sekarang bergantung pada institusi-institusi atau perusahaan-perusahaan yang dikendalikan oleh para elite (okultis), yang mengendalikan seluruh informasi yang beredar di dunia: mana yang boleh diketahui dan sejauh mana itu dibuka, dan mana yang disensor dan mana yang dipalsukan atau disinformasi.

Orang-orang itu menyisipkan gambar-gambar palsu ke internet, supaya kita tidak bisa mendapatkan kepastian yang benar dari semuanya ini, dan akan meragukan semuanya.

Hal ini tidak hanya terjadi dalam kasus keberadaan kerangka-kerangka raksasa, namun terhadap semua hal yang berhubungan dengan kehidupan manusia di dunia. Sebagai contoh, 90% media massa di Amerika Serikat dikuasai oleh 5 perusahaan konglomerat raksasa: Time Warner (a.l. CNN, HBO, Time, Warner Bros), Disney (a.l. ABC, ESPN, Pixar, Miramax, Marvel Studio), Murdoch’s News Corporation (a.l. Fox, Wall Street Journal, New York Post), Bertelsmann of Germany (a.l. Comcast, NBC, Universal Picture, Focus Features), dan Viacom/CBS (a.l. MTV, Nick JR, Bet, CMT, Paramount Pictures, Showtime, Smithsonian Channel, NFL, Jeopardy, 60 Minutes).

Kekuasaan mereka meliputi media surat kabar, majalah, buku, radio, stasiun TV, studio film, dan sebagian besar berita-berita di internet. Konglomerat-konglomerat media ini bertanggung jawab dalam menanamkan dan membentuk nilai-nilai sosial, politik, ekonomi, dan moral baik untuk orang dewasa maupun anak-anak di Amerika Serikat dan seluruh dunia.

Related

Science 1259201572029423762

Recent

item