Mengapa Banyak Orang Indonesia Suka Nonton Film di Situs Streaming?

Mengapa Banyak Orang Indonesia Suka Nonton Film di Situs Streaming? naviri.org, Naviri Magazine, naviri

Naviri Magazine - Mati satu tumbuh seribu, mungkin merupakan peribahasa yang paling tepat untuk menggambarkan situasi layanan streaming ilegal di Indonesia.

Pada awal Januari 2020, situs streaming ilegal terbesar di Indonesia, IndoXXI, sudah memberhentikan layanannya. Namun, nyatanya situs-situs serupa masih banyak bermunculan di Internet dengan nama domain yang beragam.

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, mengatakan kendala utama dalam memberantas situs streaming film ilegal adalah para pemilik situs tersebut sering bergonta-ganti website, atau domain baru.

"Kendala atau tantangan yang dihadapi Kementerian Kominfo adalah para pelaku streaming film bajakan akan membuat website atau domain baru," kata Ferdinandus beberapa waktu lalu.

Padahal sejak 2017 hingga saat ini, sudah ada 1.745 situs yang diblokir Kominfo. Rinciannya, pada tahun 2017, Kominfo berhasil memblokir situs streaming film ilegal total sejumlah 190, pada tahun 2018 berjumlah 412, dan pada tahun 2019 bahkan mencapai 1.143.

Menjamurnya situs streaming film ilegal di Indonesia berdampak pada Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Salah satunya merugikan pembuat film, karena mereka tak mendapatkan pemasukan dari pemutaran film tersebut.

Sementara di pihak pengelola situs ilegal, mereka mendapatkan pemasukan besar karena pengunjung dijejali dengan berbagai iklan yang terpampang di sana. Mulai dari iklan judi online hingga iklan situs film porno.

Dilansir dari Wired, Andy Chatterley, CEO perusahaan perlindungan konten online MUSO, menyatakan, kenyamanan dan kemudahan adalah alasan utama bagi orang yang melakukan streaming lewat situs ilegal untuk dapat menyaksikan acara TV dan film favorit mereka.

Di sisi lain, situs streaming ilegal juga mulai membuat antarmuka pengguna mereka lebih ramah, sehingga pengguna betah untuk menyaksikan tontonan favorit mereka di situs tersebut.

Sayangnya, kehadiran pelbagai macam situs ini juga tidak lepas dari cara pemerintah, khususnya di Indonesia, dalam memberikan kemudahan hiburan kepada masyarakat.

Saat ini, Kominfo masih memblokir salah satu situs layanan streaming legal, yakni Netflix. Padahal jika ditelaah lebih lanjut, membuka blokir situs layanan streaming legal membuat banyak dampak positif.

Salah satunya adalah membuat masyarakat untuk lebih menghargai karya yang mereka tonton, serta melindungi Hak Kekayaan Intelektual para pembuat film dan serial. Dari sisi ekonomi, mereka juga akan menambahkan pundi-pundi keuntungan untuk para filmmaker, agar dapat membuat film atau serial lain yang tak kalah bagus.

Jika akses dalam mencari tontonan untuk hiburan masih dipersulit oleh pemerintah, tak heran jika masyarakat berbondong-bondong lebih memilih untuk menonton tayangan kesukaan mereka di situs layanan streaming ilegal.

Related

Lifestyle 2678314556189086606

Recent

item