Dokter yang Meninggal karena Tangani Corona Dapat Santunan Rp 300 Juta

Dokter yang Meninggal karena Tangani Corona Dapat Santunan Rp 300 Juta, naviri.org, Naviri Magazine, naviri

Naviri Magazine - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan belasungkawa untuk para dokter, perawat dan tenaga medis yang telah wafat dalam dedikasi berjuang menangani pasien Corona. Pemerintah, kata Jokowi, akan memberikan santunan berupa uang sebesar Rp 300 juta untuk keluarga tenaga medis yang wafat dalam tugasnya.

"Atas nama pemerintah, negara dan rakyat, saya sampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja dan dedikasi beliau-beliau yang telah berjuang sekuat tenaga menangani Covid-19," kata Jokowi di Wisma Atlet Kemayoran.

"Pemerintah akan memberikan santunan sebesar Rp 300 juta bagi yang meninggal," lanjut Jokowi.

Dua hari sebelumnya, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengatakan ada dua orang dokter dan seorang perawat yang telah terkonfirmasi meninggal akibat terpapar Virus Covid-19.

"Dua dokter yang sudah confirm meninggal. Satu dokter lagi kita nunggu berita pastinya," ujar Ketua Umum PB IDI, Daeng M Faqih.

Satu orang perawat yang diketahui meninggal juga telah dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan. Ia diduga adalah perawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, berusia 37 tahun, yang meninggal di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Mereka terpapar saat menjalankan tugasnya merawat pasien yang positif terjangkit Corona. Daeng mengatakan, salah satu penyebab mereka terpapar adalah minimnya alat pelindung diri (APD). Bahkan saat ini, ia mengatakan ada juga tenaga kesehatan lain yang masih dirawat, diduga ikut terpapar virus ini.

"Banyak rumah sakit yang tidak menyediakan APD. Tapi petugas kesehatan tetap diminta kerja," kata Daeng.

PB IDI masih mengumpulkan dan memverifikasi data mengenai tenaga kesehatan yang ikut terpapar. Daeng mengatakan ada versi yang menyatakan 23 petugas kesehatan sudah terinfeksi virus Corona. Namun, ada pula data dari Wakil Dewan Pakar IDI yang menyebut ada 32 petugas kesehatan terinfeksi.

Presiden Jokowi memastikan ketersediaan APD akan segera dipenuhi. Pemerintah akan mendistribusikan 105 ribu APD (alat pelindung diri) yang siap didistribusikan ke rumah sakit di seluruh wilayah Indonesia.

Rinciannya, 45 ribu unit didistribusikan untuk DKI Jakarta, Bogor dan Banten. Sebanyak 40 ribu unit didistribusikan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta dan Bali. Sementara 10 ribu unit akan didistribusikan di luar Jawa dan 10 ribu unit disimpan sebagai cadangan.

Baca laporan lengkap » Data, Fakta, dan Perkembangan Wabah Corona.

Related

News 9155607420218225817

Recent

item