Bagi yang Belum Tahu, Ini Cara Mendapatkan Kartu Prakerja

Bagi yang Belum Tahu, Ini Cara Mendapatkan Kartu Prakerja, naviri.org, Naviri Magazine, naviri majalah, naviri

Naviri Magazine - Pemerintah telah membuka pendaftaran program kartu prakerja sejak Sabtu lalu. Program ini menjadi salah satu jaring pengaman sosial untuk membantu daya beli masyarakat di tengah wabah virus corona.

Lantas, bagaimana cara mendapatkan kartu prakerja?

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, mengungkapkan sasaran program ini adalah Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang mengenyam pendidikan formal.

"Dalam rangka respons covid-19, sasaran kartu prakerja juga ditujukan utamanya kepada pekerja maupun pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak penghidupannya karena covid-19," ujar Denni dalam konferensi pers.

Bagi warga yang berminat, kata Denni, pendaftaran program kartu prakerja saat ini hanya dilakukan melalui situs resmi www.prakerja.go.id. Pendaftaran dibuka setiap pekan, dari Senin pukul 8.00 hingga Kamis pukul 16.00.

Prosesnya, pertama, setelah membuka situs pendaftaran, masukkan data diri untuk diverifikasi. Kedua, calon peserta harus menjalani tes pendek kemampuan dasar maupun motivasi. Ketiga, pengumuman peserta yang diterima.

Keempat, peserta yang lolos bisa ke platform digital mitra kartu prakerja untuk memilih pelatihan yang diinginkan. Saat ini, tersedia 900 pelatihan yang ada di 8 platform digital. Sebelum mendaftar pelatihan, peserta dapat membandingkan paket-paket yang tersedia, termasuk harga dan program yang ditawarkan.

Sebagai catatan, pemerintah memberikan alokasi anggaran pelatihan sebesar Rp1 juta per peserta. Artinya, apabila biaya pelatihan Rp200 ribu, peserta bisa mengikuti lima pelatihan yang berbeda.

Kelima, peserta mengikuti pelatihan online sesuai pilihan. Keenam, usai merampungkan pelatihan, setiap peserta akan diberi sertifikat elektronik dan lembar survei terkait program pelatihan yang diikuti. Pemerintah akan memberikan insentif sebesar Rp150 ribu setelah pengisian survei evaluasi tersebut.

"Tolong berikan ulasan jujur kualitas pelatihan tersebut, karena kami yakin lewat masukan dari pengguna kami bisa perbaiki program ini," jelasnya.

Ketujuh, peserta akan menerima insentif pasca-penuntasan pelatihan sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Insentif itu diberikan secara nontunai melalui rekening bank atau dompet elektronik pilihan peserta. Khusus untuk dompet digital, pemerintah telah bekerja sama dengan Gopay, LinkAja, dan OVO.

Sejak dibuka, program ini banyak diminati. Denni menyebutkan, sejak dirilis hingga Selasa lalu, jumlah pendaftar melalui situs resmi sudah menembus 4 juta orang.

Baca laporan lengkap » Semua Hal tentang Virus Corona, di Indonesia dan Dunia.

Related

News 1940127108318274020

Recent

item