Jelang Idul Fitri di India: Masjid Kosong, Pasar Sepi, Jalanan Sunyi

Jelang Idul Fitri di India: Masjid Kosong, Pasar Sepi, Jalanan Sunyi, naviri.org, Naviri Magazine, naviri majalah, naviri

Naviri Magazine - Layaknya umat Muslim di negara-negara lain, umat Muslim India juga antusias setiap menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Namun, tahun ini berbeda. Pandemi virus corona membuat Lebaran tak lagi sama. Di India, pemerintah melarang pelaksanaan salat Id di masjid-masjid menyusul kebijakan lockdown. Begitu pula dengan aktivitas di pasar-pasar. 

India menjadi salah satu negara terdampak corona paling parah di Asia. Hingga kini, lebih dari 118 ribu kasus terdeteksi dengan sekitar 3.500 orang meninggal dunia.

Perdana Menteri Narendra Modi telah memberlakukan lockdown semenjak Maret silam, dan baru resmi berakhir pada 31 Mei mendatang, meski sejumlah negara bagian sudah mulai melonggarkan lockdown. 

Diberitakan Gulf News, pada Hari Raya Idul Fitri sebelumnya, negara bagian Hyderabad dipadati hingga 200 ribu umat Muslim yang melaksanakan salat Id. Begitu pula dengan Masjid Jama di Delhi. Total, India dihuni oleh 200 juta umat Muslim, terbesar kedua di dunia setelah Indonesia.

Kendati demikian, kondisi tersebut dipastikan tak akan terjadi, menyusul dilarangnya perkumpulan di tempat publik yang diyakini akan menjadi malapetaka baru. Karena itu, Ketua Majelis Ulama di Hyderabad, Moulana Mohammad Azemuddin, telah mengeluarkan fatwa untuk tidak berkumpul, untuk mencegah penularan corona dan melaksanakan salat Id di rumah. 

“Selama lockdown, tidak ada perkumpulan di area publik yang diizinkan. Karena itu, umat Muslim bisa salat Id di rumah,” bunyi pernyataan resmi tersebut. 

Sepinya kondisi di masjid-masjid juga serupa dengan pasar. Biasanya, kondisi jalanan di Hyderabad begitu ramai menjelang Idul Fitri, dengan dipenuhi pedagang kaki lima. Layaknya di banyak kota negara lain, warga tumpah ruah untuk membeli segala keperluan Lebaran, mulai dari baju hingga makanan. 

Namun, saat ini hanya toko-toko besar yang diizinkan buka. Toko-toko yang menjual pakaian, parfum, dan aksesoris wanita, terlihat sudah buka meski dilaporkan tak ada pembeli yang datang.

Baca laporan lengkap » Semua Hal tentang Virus Corona, di Indonesia dan Dunia.

Related

News 4573119928287761873

Recent

item