Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Boleh Meremehkan Drama Korea

Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Tak Boleh Meremehkan Drama Korea, naviri.org, Naviri Magazine, naviri majalah, naviri

Naviri Magazine - Popularitas drama Korea di Indonesia saat ini sangatlah tinggi. Tayangan dari negeri gingseng ini banyak diminati warga Indonesia dari semua kalangan. Mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran, mahasiswa, pelajar, hingga figur publik pun banyak yang mengaku tergila-gila dengan drama Korea.

Meski begitu, tak sedikit juga orang yang memiliki stigma negatif soal drama Korea. Mereka memandang sebelah mata. Tak jarang juga mengkritik atau mengomentari kegemaran para penggemar drama Korea.

Berikut ini lima alasan mengapa kamu tak boleh meremehkan drama Korea. 

Jalan cerita yang menarik

Salah satu keunggulan dari drama Korea adalah jalan ceritanya yang menarik. Para pekerja di industri drama Korea, khususnya penulis naskah, selalu memiliki ide baru yang unik dan keren untuk dijadikan tayangan menarik.

Meski jalan cerita yang diangkat terkadang aneh, tapi entah bagaimana sebagian besar penonton biasanya akan ketagihan untuk menikmati drama Korea. Rasa marah, sedih, bahagia, baper, serta kesal biasanya menjadi efek yang dirasakan penonton saat mengikuti jalan cerita yang disuguhkan drama Korea. 

Tema dan genre yang beragam

Salah besar kalau kamu menganggap drama Korea hanya bercerita soal romantisme hubungan percintaan. Drama Korea memiliki banyak tema yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan selera kamu.

Mulai dari tema dunia medis, hukum, politik, jurnalistik, hingga kuliner tersaji dalam tayangan drama Korea. Banyak juga drama Korea yang tidak membahas kisah romansa tokohnya sama sekali. Dan hanya fokus pada masalah yang diungkit dalam jalan ceritanya. 

Selain itu genre yang ditawarkan drama Korea juga beragam. Ada yang bergenre komedi romantis, horor, thriller, misteri, action, dan masih banyak lagi. Meski mengangkat tema dan genre yang sama, namun setiap drama Korea punya keunikan tersendiri karena dikemas dengan cara yang berbeda-beda. 

Totalitas produksi

Tahukah kamu, selalu ada staf ahli yang dilibatkan dalam produksi drama Korea? Yup, dalam memproduksi drama Korea, tim produksi biasanya berkonsultasi dengan orang-orang yang handal di bidangnya. 

Misalnya saja dalam drama Come and Hug Me. Beberapa adegan yang ditampilkan dalam drama ini diarahkan langsung oleh para profesional, seperti pihak kepolisian, dokter hewan, dan pelatih taekwondo. Atau keterlibatan dokter ahli dalam drama Descendants of the Sun.

Hal ini dilakukan untuk menyajikan jalan cerita serta penggambaran tokoh yang lebih alami. Totalitas ini juga dilakukan untuk menghindari adanya kesalahan fakta yang ditampilkan dalam drama dengan di dunia nyata. 

Selain itu, untuk memproduksi sebuah drama Korea pihak produksi biasanya tak segan untuk mengeluarkan biaya yang fantastis. Dalam beberapa hal, pemerintahan Korea juga ikut campur tangan dalam produksi drama. Hal ini biasanya untuk keperluan lokasi-lokasi syuting.

Episode tak terlalu panjang dan bertele-tele

Saat ini kebanyakan drama Korea hanya tayang sebanyak 16 episode dengan durasi rata-rata 1 jam 20-30 menit. Bahkan ada beberapa drama Korea yang hanya tayang sampai episode 8 atau 12. Durasi ini jauh lebih singkat dari drama-drama Korea lawas yang bisa tayang sampai 25 episode. 

Episode yang singkat dan tak bertele-tele membuat drama Korea semakin menarik. Justru sebaliknya, banyak penonton merasa durasi itu terlalu singkat.

Pada umumnya, drama Korea hanya menayangkan dua episode baru tiap seminggu sekali. Sehingga penonton yang mengikuti drama on-going wajib sabar dan menahan rasa penasaran untuk episode selanjutnya.

Tapi, tak semua drama Korea memiliki jumlah episode yang sama. Ada beberapa drama keluarga yang tayang hingga lebih dari 30-50 episode. Drama tipe ini biasanya tayang setiap hari di channel TV nasional Korea. 

Mengedukasi

Stigma negatif soal penggemar drama Korea sering diungkapkan oleh banyak orang. Dan lucunya, stigma ini justru dimiliki oleh mereka yang sama sekali belum pernah nonton atau bahkan tak tahu apa-apa tentang dunia drama Korea. Padahal sebenarnya banyak drama Korea yang justru mengedukasi penontonnya dengan menyelipkan informasi-informasi penting seputar profesi atau dunia tokoh utamanya. 

Misalnya saja seperti risiko kanker payudara bagi pria dalam drama Jealousy Incarnate, penyakit mental dalam It's Okay, That's Love, serta istilah-istilah hukum dalam drama Ms. Hammurabi.

Related

Film 5407826576153638289

Recent

Hot in week

item