Ini 9 Penderitaan yang Dialami Anak Indigo Dalam Hidupnya

Ini 9 Penderitaan yang Dialami Anak Indigo Dalam Hidupnya

Naviri Magazine - Menjadi seorang Indigo tampaknya bukan pilihan, karena anak Indigo lahir dengan membawa kemampuan itu. Ketika dia mulai tumbuh besar dan menyadari ada “hal-hal aneh” dalam pikiranya, dia pun mulai memahami bahwa dirinya berbeda dengan teman-teman sebaya. Kesadaran itu bisa jadi akan menyiksa dan menyakitinya.

Namun penderitaan yang dialami seorang Indigo bukan hanya pada kesadaran bahwa dirinya berbeda dengan orang-orang lain, tapi juga hal-hal tertentu yang hanya dapat ia alami dan rasakan sendiri. Berikut ini uraiannya.

Sakit kepala yang hebat

Hampir semua indigo pernah mengalami sakit kepala yang hebat. Hal ini disebabkan proses berpikir yang keras tanpa dikehendaki. Banyak hal yang ingin dilakukan tapi tidak bisa diatasi, dan pikiran yang terlalu luas memasuki hal-hal yang tidak bisa disentuh oleh pikiran manusia pada umumnya.

Kondisi ini memerlukan energi besar, dan proses berpikir yang berat. Terapi obat mungkin bisa membantu, tetapi bersifat non permanen, dan berisiko kelebihan pemakaian karena penggunaan terus-menerus.

Susah tidur

Suara-suara yang mengganggu, penampakan-penampakan, melihat penderitaan alam, sukma yang berjalan ke mana-mana, dan pemikiran-pemikiran idealis yang menuntut perwujudan, membuat anak indigo susah tidur. Walaupun mata terpejam, tetapi tetap mendengar dan berpikir.

Anak Indigo harus belajar untuk sering berkoneksi dengan Tuhan lebih intensif, dan berpasrah dengan segenap jiwa kepada-Nya. Lepaskan semua beban pikiran, mintalah pentunjuk, dan serahkan kepada-Nya untuk menyelesaikan.

Lambung yang lemah

Salah satu organ tubuh yang paling menderita disebabkan stres karena berpikir berat adalah lambung. Lambung yang lemah akan bereaksi negatif, berupa produksi asam lambung yang berlebihan pada saat anak Indigo stres.

Hal ini mungkin bisa diatasi dengan minum obat sakit lambung secukupnya, dan perbanyak ibadah, serta lakukan meditasi untuk penenangan.

Empati yang menyakitkan

Tidak mudah untuk berempati terhadap penderitaan orang lain, atau alam yang sedang dizalimi oleh manusia-manusia jahat dan serakah, sedangkan sedikit yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan buruk itu. Rasa empati sering kali berakibat buruk pada anak Indigo.

Disebabkan kepekaan yang berlebihan pada anak Indigo, rasa empati yang mendalam bisa menjadikan dirinya ikut menderita. Rasa empati terhadap orang yang sakit bisa membuat anak Indigo menderita penyakit yang sama, seperti terjadi penularan walaupun bukan penyakit menular.

Untuk mengurangi efek negatif rasa empati yang mendalam ini, sebagian anak Indigo mengambil sikap tidak acuh yang berlebihan. Sehingga mereka tampak sebagai anak yang tidak peduli lingkungan sosial dan tidak mau bergaul.

Sebaiknya, rasa empati disalurkan ke dalam bentuk tindakan langsung seperti mengobati orang yang sakit atau berdoa kepada Tuhan, untuk kesembuhan dan kebaikan orang lain. Penyaluran energi dalam bentuk kepasrahan kepada Tuhan adalah jalan yang paling efektif.

Rasa marah yang mendesak 

Rasa marah melihat perilaku manusia yang buruk dan jahat adalah alasan utama anak Indigo ingin menunaikan kewajibannya. Rasa marah ini kemudian berwujud menjadi semangat yang besar untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik.

Bagi anak Indigo yang belum menemukan jati dirinya, biasanya rasa marah bisa berakibat buruk terhadap perilakunya kepada orang di sekitarnya. Perlawanan dan protes-protes akan selalu ditunjukkannya kepada orang di sekeliling, seperti orang tua, saudara-saudara, dan guru di sekolah yang tidak memahami keadaannya.

Kepribadian yang berubah-ubah

Persinggungan anak Indigo dengan dimensi supranatural yang terlalu sering dan mendalam, mengakibatkan pengaruh negatif berupa “jejak yang tertinggal”. Hal ini semacam sisa-sisa efek elektromagnetik pada sel-sel otak. Jejak-jejak dimensi lain ini kemudian akan berulang berupa “kunjungan-kunjungan” yang berlanjut.

Karena suara dari dimensi lain itu datang berupa gelombang yang kemudian ditafsirkan sebagai suara di dalam batin, seringkali anak Indigo mengalami efek kebingungan, berupa kepribadian ganda. Bahkan seringkali antar “pribadi” terjadi pertentangan pendapat dalam menghadapi suatu permasalahan.

Untuk mengatasi hal ini, anak Indigo harus mempertajam indera keenamnya untuk membedakan setiap “pribadi” yang datang.

Mungkin diri anak indigo akan menjadi sebuah forum pertemuan berbagai “pribadi”. Namun, sebagai pribadi yang bebas, seorang anak Indigo harus mampu mandiri dan mempunyai pandangan atau keyakinan sendiri yang kuat. Jadikan setiap informasi yang datang sebagai pengetahuan, dan dimanfaatkan seperlunya sesuai kebutuhan.

Dilematis

Ada sebagian anak Indigo – umumnya yang sudah menginjak remaja – yang mengalami kebingungan untuk memilih antara dua hal, apakah akan terus menjadi anak Indigo dengan segala atribut dan tanggung jawabnya, atau berusaha memadamkan keindigoannya dan tidak peduli dengan apa pun yang terjadi di sekitarnya.

Kedua pilihan itu sama-sama tidak enak, terlebih kalau harus memadamkan keindigoan, sedangkan tuntutan tanggung jawab terus mengejar-ngejar. Bisa-bisa hidup seorang Indigo akan dihantui perasaan bersalah sampai dewasanya.

Cap “aneh”

Cap “aneh” sebetulnya hal lumrah bagi seorang Indigo. Tetapi stempel “aneh” ini akan menjadi permasalahan serius bagi anak-anak yang belum bisa menerima penolakan lingkungan. Perlu pengertian orang tua dan orang di sekitarnya untuk tidak terlalu memposisikan anak Indigo sebagai “alien” di lingkungannya sendiri.

Dijauhi teman-teman

Beberapa anak Indigo dijauhi dalam pergaulan teman sebayanya, karena dia lebih sering menjadi “orang tua” bagi teman-temannya, ketimbang sebagai teman bermain. Peringatan-peringatan, nasehat dan larangan-larangan, membuat anak-anak lain jengkel dan menjauh.

Walaupun kesendirian lebih disukai oleh anak Indigo daripada berkumpul dengan teman-temannya, sebaiknya dia tetap harus bersosialisasi dengan tetap bersekolah, dan bermain bersama keluarga.

Bagi para orang tua dan guru anak-anak Indigo, hendaknya memahami bahwa anak Indigo mempunyai kondisi kejiwaan yang khusus. Pemahaman orang-orang di sekitarnya atas keadaan mereka, akan sangat membantu penyembuhan luka batin yang dialaminya.

Menjadi tanggung jawab kita bersama mengantarkan mereka menuju keberhasilan hidup di masa dewasanya kelak.

Related

Mistery 1325152512853770166

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item