Kisah Isabella Guzman: Gadis 18 Tahun yang Tikam Ibunya, tapi Dinyatakan Tak Bersalah

Kisah Isabella Guzman: Gadis 18 Tahun yang Tikam Ibunya, tapi Dinyatakan Tak Bersalah, naviri.org, Naviri Magazine, naviri majalah, naviri

Naviri Magazine - Nama Isabella Guzman saat ini tengah menjadi pembicaraan hangat di banyak media sosial maupun online.

Mungkin tidak banyak yang tahu, Isabella Guzman merupakan seorang wanita asal Colorado, Amerika Serikat yang tega membunuh ibu kandungnya sendiri pada tahun 2013 silam.

Pada saat kasus pembunuhan itu terjadi Isabella Guzman masih seorang gadis remaja berusia 18 tahun. Namun, meskipun Isabella Guzman terbukti menikam ibunya, ia tidak dinyatakan bersalah dalam pengadilan.

Terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Isabella Guzman, berikut fakta-fakta yang dikutip Pikiran-Rakyat.com dari berbagai sumber.

Hubungan Isabella Guzman dan Ibu Kandungnya

Berdasarkan keterangan dari ayah tirinya, Isabella Guzman dan ibu kandungnya memiliki hubungan yang tidak terlalu baik. Hubungan keduanya semakin memburuk ketika ibunya memutuskan untuk menikah lagi.

Isabella Guzman dan ibunya kerap kali bertengkar, namun seiring berjalannya waktu sikapnya semakin kasar dan tidak menghormati orang tuanya.

Isabella Guzman Kirim E-mail Berisi Ancaman

Sebelum melakukan aksi kejamnya, Isabella Guzman sempat mengirimkan e-mail kepada ibunya. Dalam e-mail yang dikirimnya itu, Isabella menuliskan ancaman kepada sang ibu.

"Anda akan membayarnya," isi dari e-mail tersebut.

Karena hal tersebut sang ibu bahkan sempat menelepon kepolisian karena sangat ketakutan dengan sikap anaknya itu.

Isabella Guzman Menikam Ibunya Saat berada di Kamar Mandi

Ayah Tiri Isabella Guzman, Ryan Hoy, mengungkapkan jika pembunuhan itu terjadi di dalam kamar mandi.

Sekitar pukul 10 malam waktu setempat, Ryan Hoy menelepon 911 untuk melaporkan jika Isabella Guzman sedang memukuli istrinya di kamar mandi yang terkunci.

Ryan Hoy ada di rumah ketika perkelahian terjadi

Dia mengatakan istrinya baru saja kembali dari kerja sekitar jam 9:30 malam ketika dia naik ke atas untuk mandi. Pada saat itu ia sedang makan malam ketika mendengar suara dentuman di lantai atas dan istrinya memanggil namanya.

Dia berlari ke kamar mandi di lantai atas, tapi Isabella dengan cepat menutup dan mengunci pintu dan dia melihat darah mengalir di bawah pintu.

Segera setelah itu, Isabella keluar dari kamar mandi dan berjalan keluar sambil memegang pisaunya, menatap lurus ke depan saat dia melewati ayah tirinya dan turun.

Isabella Guzman Ditangkap Usai Buron Selama 16 jam

Usai melakukan aksi Kejamnya, Isabella Kabur ke sebuah minimarket di dekat rumahnya untuk ikut membersihkan diri.

Kepada petugas minimarket itu Isabella berbohong, ia mengaku telah diperkosa dan meminta izin untuk mencuci rambutnya di wastafel dan mengganti pakaiannya.

Namun, ia meminta petugas minimarket itu untuk tidak menelepon polisi dan menolak untuk diantarkan pulang. Hingga akhirnya Isabella Guzman ditangkap usai 16 jam perburuan.

Bukti Persidangan, Isabella Guzman Menikam Ibunya Sebanyak 151 kali

Pada Bulan Agustus 2013, Isabella Guzman ditangkap atas dugaan kasus pembunuhan tingkat pertama saat masih berusia 18 tahun. Dalam sebuah pernyataan tertulis dari hari penangkapan Isabella diduga menikam ibu kandungnya sebanyak 79 kali.

Awalnya dilaporkan bahwa Guzman telah menikam ibunya, Yun Mi Hoy yang berusia 47 tahun, 79 kali di wajah dan leher, tetapi kesaksian pengadilan menunjukkan bahwa dia benar-benar menikam ibunya sebanyak 151 kali, termasuk 35 kali di wajah dan 51 kali di leher.

Dia kemudian menghabisinya dengan memukulinya dengan tongkat baseball.

Isabella Guzman Dinyatakan Tak Bersalah

Namun, pada sidang pengadilan, seorang hakim meninjau hasil evaluasi mentalnya dan memutuskan bahwa Guzman tidak bersalah dengan alasan kegilaan.

Meskipun begitu, Jaksa penuntut umum masih bersikeras agar kejahatan yang dilakukan oleh Isabella mendapatkan hukuman yang setimpal.

Isabella Guzman Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Dia telah dikirim ke Institut Kesehatan Mental Colorado di Pueblo. Dalam kesaksiannya, Dr. Richard Pounds mengatakan bahwa Guzman didiagnosis menderita skizofrenia paranoid.

"Ada tanda-tanda halusinasi yang jelas," kata Pounds. "Dia menatap ke luar angkasa, bercakap-cakap dengan orang-orang yang tidak hadir, dan dia menertawakan dirinya sendiri."

Related

World's Fact 3232286707913972544

Recent

item