Tukang Parkir Nemu Duit Rp 24 Juta, Dikembalikan ke Pemiliknya, Ending-nya Tak Terduga

Tukang Parkir Nemu Duit Rp 24 Juta, Dikembalikan ke Pemiliknya, Ending-nya Tak Terduga

Naviri Magazine - Jujur pangkal mujur, pepatah ini cukup mewakili kisah Irwan Torre (37), seorang juru parkir (jukir) di Kota Makassar. Kejujurannya mengembalikan uang Rp 24 juta milik seorang pengusaha yang tercecer di halaman parkir membuatnya diangkat menjadi pegawai PD Parkir Kota Makassar.

"Kemarin kita sudah keluarkan SK-nya sebagai pegawai PD Parkir," kata Direktur Operasional PD Parkir Kota Makassar, Susuman Halim.

Pria yang akrab disapa Sugali ini mengatakan, kisah inspiratif ini bermula saat dia menerima telepon dari seorang pengusaha pemilik uang Rp 24 juta yang tercecer tersebut pada Kamis (17/9). Pengusaha ini melaporkan kejujuran Irwan Torre kepada Sugali.

"Saya ditelepon sama yang punya duit, 'Pak Direksi, saya tidak menyangka ada juru parkir yang jujur', dia ceritakanlah soal Irwan Torre ini," kata Sugali.

Uang tersebut ditemukan tercecer oleh Irwan di halaman parkir sebuah pusat perbelanjaan di Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, pada Kamis (17/9). Setelah menerima laporan itu, kata Sugali, dia langsung mendatangi tempat kerja Irwan Torre.

"Sampai di sana saya tanya, yang mana namanya Irwan Torre, 'Saya Pak' kata dia, kemudian saya ketemu dan bincang-bincang," katanya.

Pertemuan itu membuat Sugali langsung mengambil keputusan mengangkat Irwan Torre menjadi pegawai di PD Parkir Makassar.

"Pada saat saya temukan, saya belum menyampaikan di direksi, langsung saya ambil keputusan, 'Mau ndak jadi pegawai di Perusda (PD Parkir)'," kata Sugali mengulas tawarannya kepada Irwan Torre.

Sugali mengatakan pengangkatan Irwan sebagai pegawai pada akhirnya turut disetujui dewan direksi. Alhasil, SK pegawai milik Irwan langsung dibuat.

"Saya tanya kawan-kawan direksi, ini harus kita apresiasi, harus kita beri penghargaan," kata Sugali.

"Karena menurut saya, orang-orang langka seperti ini harus diapresiasi, susah kita temukan dalam kondisi semua orang lagi susah karena COVID, masih ada orang yang hidupnya di bawah rata-ratalah, dan mereka bisa jujur seperti ini, penting menjadi pembelajaran," imbuhnya.

Selain itu, Sugali menganggap Irwan menjawab kesan negatif selama ini bahwa juru parkir di Makassar adalah preman. Dia menegaskan tidak semuanya.

"Kami punya jukir 2.000 orang, kami kenal mereka orang baik, kalau ada itu cuma 1-2 orang, kami juga ingin mengubah persepsi itu," katanya.

Related

News 8034828415057461019

Recent

item