Ini Penyebab Generasi Milenial Pilih Traveling daripada Beli Rumah


Naviri Magazine - Pernah melihat akun sosmed generasi milennial, atau kamu salah satu dari generasi milenial? Pasti akun sosmed mereka sering mengunggah foto-foto perjalanan ketika traveling.

Sampai-sampai kamu mungkin berpikir kalau traveling tengah menjadi tren di kalangan para pekerja muda dan anak muda saat ini. Bahkan, tak jarang rekan-rekan sekantor mengajakmu liburan bersama ke Bali ataupun luar negeri.

Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa generasi milennial lebih suka menghabiskan uangnya untuk berlibur daripada melakukan investasi, seperti membeli rumah. Mau tahu jawabannya?

Liburan lebih membahagiakan bagi para milennial

Penat dan jenuh pasti menghampiri para milennial yang baru pertama kali bekerja. Apalagi harus menghadapi dan menyelesaikan permasalahan pekerjaan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Apalagi kalau kamu milennial yang tinggal di ibukota. Menghadapi macet setiap berangkat dan pulang kerja bisa membuat kepala terasa akan pecah. Untuk itu, para pekerja milennial membutuhkan pereda stres untuk menjernihkan pikiran.

Liburan menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang merasa lelah dengan rutinitas. Ketika liburan, kamu tentunya tidak akan membawa pekerjaan. Bahkan, bisa melakukan hal yang disukai selama di sana. Hal inilah yang membuat para milennial lebih bahagia setelah pulang dari liburan.

Liburan bukan hal yang mahal sekarang 

Liburan tak melulu harus yang mewah. Namun, kamu harus merasa nyaman dan rileks selama aktivitas berlibur. Sekarang, banyak juga promo transportasi dan akomodasi.

Bahkan, kalau para pekerja milennial tidak memiliki tabungan, bisa langsung menggunakan aplikasi untuk kredit item liburan, seperti tiket pesawat atau biaya menginap di hotel. Bisa dibayar dengan cara mencicil.

Itu sebabnya, liburan menjadi hal yang mudah dipersiapkan tanpa biaya yang besar. Setiap orang bisa melakukannya, asal membuat perhitungan budget terlebih dulu.

Liburan membuatmu mendapat pengalaman baru

Salah satu ciri khas generasi milennial adalah selalu ingin mencari hal baru. Lebih mudah untuk merasa bosan. Untuk itulah, kamu memerlukan liburan jika sudah bekerja hampir setahun. Ini untuk menjaga kamu awet di pekerjaan yang tengah digeluti.

Ketika liburan ke tempat baru, kamu akan menemukan banyak hal baru. Mulai dari sejarah tempat tersebut, hingga perilaku warga lokal. Itu adalah hal yang menarik untuk dipelajari.

Bahkan, kamu pun mendapat pengalaman traveling yang baru. Misalnya, selama perjalanan kamu susah mendapat makanan halal. Jadi, kamu melakukan beberapa cara supaya tetap makan enak. Hal inilah yang nantinya bisa kamu ceritakan dan share ke orang-orang terdekat.

Liburan membuat mental lebih sehat

Sehat ternyata bukan hanya diukur dari kondisi fisik. Namun, kamu juga harus memikirkan faktor kesehatan mental. Terkadang, bila kamu stres atau depresi, kesehatan fisikmu juga akan terpengaruh.

Dengan liburan, stres setidaknya akan berkurang. Bahkan, kamu bisa refreshing dan melakukan me time. Jadi, memuaskan keinginan diri sendiri terlebih dulu dibanding orang lain selama liburan. Ini yang membuat mental kembali sehat. 

Liburan membuat kamu tambah pintar

Percayalah, liburan tak hanya sekadar hura-hura semata. Sebenarnya, dari liburan tersebut kamu akan tambah pandai dan juga tanggung jawab. Kamu akan mengetahui informasi baru yang hanya didapat kalau menjalaninya sendiri.

Misalnya, kamu mengalami tas robek ketika pergi berlibur. Saat itu, kamu memindahkan barang-barang di dalamnya ke kantong plastik. Ketika  kamu mengalaminya lagi, tak perlu panik karena sudah mengetahui solusinya.

Tanpa disadari juga, perjalanan liburan membuatmu semakin dewasa secara pemikiran. Bahkan, hal ini bisa mempengaruhi kinerjamu di kantor. Setidaknya, mulai berani memutuskan cara penyelesaian masalah pekerjaan. 

Sebenarnya, alasan pekerja milennial untuk berlibur sangat masuk akal. Coba kamu juga ikut berlibur. Siapa tahu mendapatkan benefit yang sudah disebutkan sebelumnya. Selamat berlibur!

Related

Lifestyle 4843445370976431333

Recent

item