Kisah John Paul DeJoria, Mantan Gelandangan yang Jadi Konglomerat Berharta Rp 38 Triliun


Naviri Magazine - Menjadi orang sukses dengan harta melimpah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka yang sudah bergelimang harta saja belum tentu menjamin orang itu sukses.

Begitu juga dengan mereka yang bukan siapa-siapa dan ekonominya serba kekurangan. Mereka belum tentu sukses, tapi masih sangat memungkinkan menjadi orang tajir.

Faktanya, banyak konglomerat dunia yang mengawali hidupnya dari bawah alias orang miskin. Salah satunya adalah John Paul DeJoria. Dia adalah salah satu pengusaha sukses di Amerika Serikat.

Sebelum menjadi pengusaha sukses, DeJoria merupakan seorang gelandangan yang tidak memiliki harta sepeser pun.

Seperti apa kisahnya? 

Lika-liku kehidupan DeJoria muda

Dikutip dari The Famous People, DeJoria lahir di Echo Park, Los Angeles, California. Pada masa remajanya, dia pernah bergabung dalam sebuah kelompok jalanan. Namun, hal itu tidak bertahan lama setelah dia mendapat pencerahan dari guru matematika SMP-nya.

Di usia 19 tahun, DeJoria harus rela pergi dari rumah, mencari pekerjaan sana-sini demi bertahan hidup. Menginjak usianya yang ke 20, DeJoria menikah dengan seorang gadis. Sayang, pernikahan tersebut tidak bertahan lama.

Pahitnya kehidupan asmara juga masih dirasakan DeJoria dalam kariernya. Dia terus menjadi pekerja serabutan, mulai dari sales hingga pemulung botol bekas.

Saat itu DeJoria tidak hidup sendirian, karena ia harus menanggung seorang anak dari hasil pernikahan sebelumnya. Saking miskinnya DeJoria, dia sempat menjadi gelandangan dan tidur di mobil. 

Nasib baik dimulai saat teman-temannya menawarkan pekerjaan. Tanpa pikir panjang, dia langsung menerimanya. Dari sekian banyak pekerjaan, menjadi sales sampo secara door to door merupakan pekerjaan paling lama yang dia lakoni.

Memulai bisnis dengan modal yang kecil

Dalam mendirikan bisnisnya, DeJoria mempunyai pengalaman yang cukup baik. Dia memperoleh pengetahuan tentang produk perawatan rambut saat bekerja di Redken Laboratories pada tahun 1971, sebagai perwakilan yang menjual produk perawatan rambut.

Setelah satu setengah tahun, dia mulai mengurus dua divisi — sekolah ilmiah dan salon rantai. Pada tahun 1975, karena ketidaksepakatan tentang strategi bisnis, dia dipecat dari pekerjaan itu.

DeJoria akhirnya memberanikan diri untuk membuka usaha sendiri. Dia bersama teman-temannya mendirikan bisnis kecil-kecilan salon dan produk perawatan rambut.

Hanya bermodalkan uang pinjaman senilai 700 dolar AS, usaha itu pun diberi nama John Paul Mitchell System di tahun 1980.

DeJoria memiliki harta sebanyak Rp38 triliun

Dilansir dari Forbes, kekayaan DeJoria per 1 Januari 2021 tercatat sebesar 2,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp38 triliun (kurs Rp14.100).

Saat ini, DeJoria adalah mitra pendiri dari jaringan klub malam House of Blues, dan memiliki kepentingan di Madagascar Oil Ltd., Solar Utility, Sun King Solar, Ultimate Vodka, Pyrat Rum, Smokey Mountain Bison Farm, llc, Touchstone Natural Gas, dan banyak usaha lainnya. Dia juga aktif di industri film sebagai produser eksekutif.

Related

Figures 6902541822750436460

Recent

item