Kisah MF DOOM, Rapper Misterius Sekaligus Berpengaruh di Dunia Hip Hop (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Kisah MF DOOM, Rapper Misterius Sekaligus Berpengaruh di Dunia Hip Hop - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Operation: Doomsday dan Pendongeng Ulung

Pada 2011, dalam sesi Red Bull Music Academy di Madrid, ia menerangkan bagaimana ia mendapat gagasan untuk membuat beragam persona: 

“Ide membuat karakter-karakter yang berbeda ini sebenarnya cuma buat menyampaikan alur cerita. Kalau hanya berasal dari satu karakter sepanjang waktu, bagiku, bikin ceritanya jadi membosankan. Aku mendapatkan ide itu dari novel dan gaya berceritanya, atau dari film di mana terdapat banyak karakter yang membawa jalan cerita masing-masing.”

Ia pernah menamai dirinya Zev Luv X lalu King Geedorah lalu Viktor Vaughn lalu MadVillain lalu DangerDOOM lalu Unicron lalu MA DOOM lalu DOOMStarks lalu J DOOM lalu NehruvianDOOM lalu MF DOOM. Ia menggunakan semua karakter itu karena perlu. Tak ada gimmick di sini. Seperti pendongeng ulung, setiap karakter memiliki perspektif berbeda, dan pada satu titik bisa saling membantah satu sama lain.

DOOM meminjam studio temannya, meminjam MPC dan kelengkapan rekaman, dan mulai memproduksi lagu. Ia hanya tidur 3-4 jam setiap harinya. Sebagai seorang kreator, kamu mungkin tahu perasaan seperti apa yang meledak-ledak di dalam kepalamu dan membuatmu senang bisa bangun tidur dan berharap tubuhmu tidak perlu tidur sama sekali—meski mustahil. 

Di sela-sela rekaman, ia mencuri-curi tidur, dan mengorok. Sebelum bangun dan berhadapan dengan Tascam 8 track dan mulai merayakan kegembiraan lagi, tahu bahwa ia sedang melahirkan sesuatu yang akan membuatnya merasa hidup.

Saat itu mungkin ia sendiri tidak berani mengira, apalagi berharap, bahwa musik dan persona yang ia ciptakan kelak membawa pengaruh besar bagi banyak orang. Ia hanya senang melakukannya: mengumpulkan koleksi ingatan tentang situasi sosial dan politik yang terjadi sejak awal hingga menjelang akhir dekade 90-an, bagaimana ia berhasil menaklukkan dirinya lagi, mengumpulkan keberanian, dan menjadi diri yang lebih baik dari sebelumnya. 

Semua kisah heroik itu dibungkus dalam narasi yang terbaca seperti sebuah komik, dalam balutan cerita anti-hero yang mengagumkan.

Ia bahkan mungkin tidak mengira bahwa musiknya sampai juga ke negara yang juga gemar memakai topeng ‘orang baik’ untuk menutupi hal-hal yang kurang: Indonesia.

Pahlawan (Anti-pahlawan) yang Anonim

Sepanjang kariernya, DOOM memperlihatkan kepada dunia model disrupsi terhadap apa yang dianggap ‘normal’ dalam suatu masyarakat. Dengan topengnya, ia dikenal luas sebagai seorang seniman dan bisa disukai dan bisa pula dibenci, tetapi ketika topeng itu dibuka ia menjadi warga biasa. Tak ada foto wajah yang diambil tanpa topeng, nyaris anonim.

Hip hop selalu menempati posisi unik dalam musikologi Amerika. Ia berasal dari orang-orang yang dipinggirkan sistem, ia dikomodifikasi dan sanggup merembes hingga menjadi musik arus utama, ia menjadi sumber benci-cinta akibat konten yang kerap terkait dengan kekerasan dan patriarki, dan sebagai karya seni ia mengoleksi kritik yang barangkali sama besar dengan pujian yang diterima. 

Namun siapapun yang mendengarkan hip hop tahu, musik ini menyimpan daya subversif yang tinggi, dan mengingat DOOM dengan cara seperti itu membuat kita bisa membayangkan dunia alternatif yang jauh lebih baik dari dunia ini.

Jarang ada yang memperdebatkan kedahsyatan album Madvillainy (2004). Kebanyakan akan sepakat bahwa ia adalah mastepiece. 

Namun ada hal penting di dalam Operation: Doomsday yang rasanya sayang jika dilewatkan: bagaimana DOOM menggunakan fantasi kartun sebagai bentuk kritik terhadap dunia nyata, bagaimana seseorang mengkooptasi duka akibat kehilangan dengan humor, dan bagaimana sebagai individu seseorang bisa memulihkan diri dan menularkan resepnya ke dalam massa dan menularkannya ke seluruh dunia.

Related

News 5688333078921612745

Recent

item