Aneh! Setiap Usai Makan, Perut Perempuan Ini Akan Buncit Seperti Hamil

Aneh! Setiap Usai Makan, Perut Perempuan Ini Akan Buncit Seperti Hamil

Naviri Magazine - Setelah makan, perut seseorang biasanya akan membuncit sedikit. Tapi tidak bagi Kerri Dowdswell, beberapa menit setelah makan malam, perutnya akan membesar seperti orang hamil.

Kerri (23 tahun) awalnya tidak pernah memiliki masalah dengan ukuran tubuhnya. Sampai suatu saat, ketika ia selesai makan malam, perutnya membesar sehingga orang berpikir bahwa ia sedang hamil. Tapi dalam hitungan jam, perutnya menyusut dan kembali ke bentuk semula.

Kondisi yang dialami Kerri terbilang misterius, dan juga membuat para dokter bingung dalam usaha mencoba mencaritahu apa penyebabnya. Saat ini Kerri menyebut kondisi yang dialaminya dengan 'food babies'.

Kerri telah menjalani beberapa tes, termasuk pemeriksaan alergi dan intoleransi, tapi semua hasil pemeriksaan ini negatif. Ia pun pernah mencoba menghentikan konsumsi beberapa makanan yang bisa membuat perut jadi kembung, tapi tidak membuatnya terbebas dari kondisi tersebut. Bahkan perutnya bisa membesar hanya dalam waktu setengah jam setelah ia menggigit sepotong kue ceri kecil.

"Ini benar-benar memalukan, saya makan dan olahraga secara teratur, dan saya malu setiap kali makan harus berakhir seperti ini," ujar Kerri yang berasal dari Cannock, Staffordshire, seperti dikutip dari Dailymail.

Kerri menuturkan, setiap kali ia akan makan malam, ia harus menggunakan celana longgar karena tahu beberapa menit kemudian perutnya akan membesar. Bahkan ia sempat beberapa kali dikira akan melahirkan oleh orang-orang yang melihat kondisinya.

Perut yang membesar ini tidak bisa diprediksi datangnya, kadang bisa muncul dalam waktu seketika, bisa dalam waktu 15 menit, atau butuh waktu beberapa jam. Dan biasanya akan membutuhkan waktu beberapa jam pula untuk menyusut kembali.

"Saya sudah hampir putus harapan bahwa nanti akan ditemukan obat untuk penyakit ini, jadi saya harus belajar hidup dengan hal ini. Kondisi ini tidak menyakitkan, tapi membuat saya tidak nyaman dan memalukan," ungkapnya.

Kerri pertama kali menderita kembung ekstrem ketika ia mengalami pubertas, tapi masalah yang terjadi semakin buruk seiring bertambahnya usia. Pada awalnya, dokter mengira Kerri mengalami reaksi terhadap gluten, tapi ternyata hasilnya negatif. Ia kemudian melakukan tes untuk sindrom iritasi usus besar, tapi hasilnya kembali negatif.

"Dokter pun bingung dengan kondisi saya. Tapi karena tidak menimbulkan kerugian yang nyata, maka dokter mengatakan bahwa kondisi ini adalah salah satu hal yang harus saya hadapi dalam hidup, dan kini saya telah terbiasa," ujar Kerri.

Related

World's Fact 3242856735234109352

Recent

item