Inilah Negara-negara Pembuang Sampah Terbesar di Dunia


Naviri Magazine - Indonesia menempati urutan nomor 2 dalam daftar 20 negara yang paling banyak membuang sampah plastik di laut. Urutan teratas ditempati China yang membuang hingga 3,5 juta ton sampah plastik ke laut setiap tahunnya.

Data ini terungkap dalam hasil penelitian yang dimuat di jurnal Science. Disebutkan, setiap tahun lautan di seluruh dunia dipenuhi sampah plastik hingga 12,7 juta ton.

Besarnya jumlah sampah plastik yang dibuang ke laut oleh China, menurut Dr Christ Wilcox, pakar ekologi dari lembaga penelitian Australia CSIRO, disebabkan oleh berbagai faktor. "Ini adalah akibat dari kombinasi besarnya populasi dan tingkat pembangunan di negara tersebut," katanya.

Indonesia sendiri menempati urutan nomor dua disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka. Sementara Australia, meskipun tidak termasuk dalam 20 besar, namun setiap tahun juga turut membuang sampah plastik ke lautan, dengan jumlah sekitar 0,01 juta ton.

Selama ini, besaran volume sampah plastik di lautan diukur dengan cara perkiraan kasar, sehingga angkanya harus dilihat secara kisaran.

Untuk mengatasi persoalan itu, tim peneliti yang dipimpin Dr Wilcox menggunakan model yang memasukkan faktor skala pembangunan ekonomi suatu negara, jumlah rata-rata sampah yang diproduksi, cara pengolahan sampah, serta jumlah populasi yang bermukim di radius 50 km dari garis pantai.

Dengan menggunakan data di 192 negara, tim peneliti ini kemudian menghitung sebanyak 275 juta ton sampah dihasilkan. Dan dari jumlah tersebut dibuat rentang antara jumlah minimal dan maksimal sampah plastik yang terbuang ke laut. Ditemukan angka antara 4,8 juta ton hingga 12,7 juta ton.

Dr Wilcox menyebutkan, insentif untuk memungut sampah plastik kurang menarik karena harga bahan plastik yang murah. 

"Plastik dihargai sangat murah," kata Dr Wilcox. "Kita bisa membantu suatu negara mengelola sampahnya, dan mengenakan denda bagi yang membuat sampah sembarangan. Tapi yang paling utama adalah membuat bahan baku plastik itu lebih berharga." 

Dijelaskan, dalam siklus 11 tahun, jumlah plastik mengalami peningkatan dua kali lipat, dengan kemasan dan bungkus makanan atau minuman yang menjadi jenis sampah plastik terbesar.

Related

World's Fact 8119129844035071773

Recent

item