Pengorbanan Pria yang Tidak Pernah Diketahui Wanita


Naviri Magazine - Seorang anak laki-laki, dengan uang jajan seadanya, diberi orang tuanya agar bisa makan di kantin sekolah, atau ongkos transportasi ke sekolah.

Kamu berpikir dia akan menggunakan semua uang jajannya? Tidak, dia selalu menabung untukmu tiap hari, menahan lapar, menahan segala ajakan teman untuk pergi bermain, dan berharap uangnya cukup untuk mengajakmu pergi jalan-jalan di hari Minggu nanti. Mungkin sekadar nonton atau pergi makan. 

Lalu, ketika hari Minggu yang dimaksud datang, kamu menjawab, "Duh, sori, kayaknya aku nggak bisa pergi sama kamu hari ini, soalnya diajak keluarga."

Mungkin mereka tak pernah menangis, atau pun curhat sama temannya. Mereka hanya menyimpan perasaannya seorang diri.

Ketika beranjak dewasa, para wanita cantik hanya akan pergi dengan cowok yang punya mobil. Ketika pria harus bersaing untuk mendapatkan dirimu, mereka akan lebih berhemat mati-matian, agar bisa mengajakmu untuk berkencan.

Ketika kamu mau diajak pergi, dan kaget untuk pertama kali dijemput memakai motor, kamu menjawab, ”Duh, rambutku rusak, nih…” atau, ”Duh, siang bolong gini kamu ngajakin aku pergi. Panas, tau!” atau, ”Duh, debu, panas… lain kali aja deh, ya?“

Mungkin kamu tidak sadar mengatakannya. Tapi percayalah, hati mereka sakit.

Ketika sudah berkeluarga, mereka kerja banting tulang seharian untuk mencukupi kebutuhanmu. Pernah mendengar pepatah ini? "Seorang ayah makan telur ayam, sedangkan anak istrinya makan daging ayam."

Di benak seorang ayah, asalkan anak istrinya bahagia, itu udah cukup. Kalau perlu tidak makan, atau sekadar makan mi instan, asal anak istri bisa makan, dia sudah senang. Jangan suka menyia-nyiakan uang hasil kerja keras suamimu itu.

Related

Romance 4930859232947075999

Recent

item