Straight Edge, Gaya Hidup Bersih Tanpa Alkohol dan Narkoba (Bagian 1)


Naviri Magazine - Straight Edge adalah sebuah gaya hidup, filosofi dan pergerakan anak muda yang menganut anti penggunaan narkoba, penggunaan minuman beralkohol, merokok dan hubungan seks bebas (casual sex), walaupun pergerakan garis keras yang lebih dalam menghindari penggunaan obat secara menyeluruh (termasuk penggunaan secara medis), dan mereka mempercayai bahwa seks tidak untuk berganti-ganti pasangan.

Straight edge hanyalah sebuah motivasi hidup untuk tidak merusak diri sendiri dengan mengonsumsi zat-zat/hal-hal yang dianggap berbahaya untuk diri sendiri, dan penyikapannya kembali kepada kontrol individu. Gaya hidup straight edge mencoba memberikan alternatif baru di scene punk/hardcore yang sangat identik dengan kebiasaan mabuk dan kerusuhan.

Banyak orang yang mengklaim bahwa dirinya penganut paham ini, karena mereka ingin mengontrol kehidupan mereka, berontak dari budaya penggunaan narkoba, menghindari diri berhubungan dengan narkoba. Mereka menyaksikan efek negatif dari penggunaan narkoba dalam keluarga atau teman-teman, atau bahkan bisa pula untuk membedakan diri. 

Filosofi utama yang dibawa oleh penganut paham ini adalah penggunaan narkoba terhadap lingkungan sosial dan krisis moral yang bisa menyebabkan hancurnya rumah tangga, bisnis, dan khususnya kehidupan anak-anak remaja.

Ide tentang straight edge sebenarnya sudah ada di dalam lagu-lagu band protopunk tahun 70-an, yakni The Modern Lovers. Namun istilah Straight Edge dicetuskan oleh band Minor Threat, band ini disebut sebagai dasar gaya hidup ini, dalam sebuah lagu mereka yang berjudul Straight Edge.

Straight Edge

"Straight Edge" adalah lagu band Minor Threat dalam album EP pertama. Mereka membantu menginspirasikan sebuah gerakan yang lurus (straight edge). Lagu ini terlihat panggilan untuk pantang dari konsumsi alkohol dan narkoba - sebuah hal baru dalam musik rock, yang pada awalnya ditemukan hanya selingkup kecil, tetapi didedikasikan pada band-band berikutnya. Lagu ini berdurasi hanya 46 detik dan terdiri dari dua bait lirik.

Lirik utamanya adalah bagaimana band ini menghadapi berbagai penyalahgunaan narkoba, seperti methaqualone, kokain, ganja, dan inhalant, dan kehinaan bagi orang-orang yang menggunakan terlalu banyak obat-obatan, suatu hal yang umum selama dipertunjukkan underground. Lirik pada bait kedua yang mereka bawakan adalah tidak akan memaksakan untuk memakai narkoba.

Pergerakan straight edge yang telah diikuti oleh beberapa orang sebenarnya tidak disangka oleh vokalis Minor Threat Ian MacKaye. Ia menyatakan bahwa dia tidak memiliki tujuan untuk membuatnya menjadi sebuah gerakan.

Tampilan

Tampilan hardcore kids sedikit berbeda dengan punkers. Sejak awal kemunculannya, banyak band seperti minor threat sudah memakai vans, hoodie (khususnya straight edge), ringer tee ala skinhead hardcore. 

Di pertengahan era 80-an, muncul Youth Crew yang mengembalikan semangat straight egde yang sempat padam bersamaan dengan hardcore, di situlah secara tidak langsung hardcore mengalami upgrade 'style'. Walaupun tak ada yang peduli, tapi memang itulah kenyataannya, hardcore/punk sudah seperti semacam hippies pemarah (dalam hal 'gaya'). 

Di era itu, bermunculan band-band straight edge hardcore seperti Warzone, Youth of Today, Bold, dan lain lain. sebagian besar dari mereka sangat terpengaruh oleh Agnostic Front era awal. 

Tampilan anak-anak straight edge hardcore atau yang biasa disebut youth crew (salah satu era) adalah banyak dari mereka di era pertengahan 80-an memakai hoodie, Nike Air Jordan, ada juga yang pake Vans, crew cut, Doc Martens juga (khususnya skinhead hardcore semacam warzone), kalung rantai ala Raybeez dan Sid, Adidas, dan yang paling khas adalah kemunculan tren crew gloves, seperti yang sering dipakai Raybeez, sarung tangan itu menandakan semangat pekerja ala skinhead.

Simbol X

Huruf X adalah simbol yang paling dikenal dari straight edge, yang umum dipakai sebagai tanda di punggung kedua tangan, tetapi bisa juga ditampilkan pada bagian tubuh lainnya. Beberapa pengikut straight edge ada juga yang memasukkan simbol ke dalam pakaian dan pin. 

Menurut sejumlah wawancara yang dilakukan oleh Michael Azerrad, logo "X" straight edge dapat dilihat jejaknya dalam pelaksanaan acara singkat band Teen Idles, yaitu U.S. West Coast tour tahun 1980. Teen Idles dijadwalkan bermain di Mabuhay Gardens San Francisco, tetapi ketika band tiba manajemen klub menemukan seluruh band ini masih di bawah umur minimum, dan karena itu ditolak masuk ke dalam klub tersebut. 

Sebagai kompromi, manajemen menandai tiap kedua tangan anggota band Idles' dengan logo hitam besar "X", sebagai peringatan kepada seluruh staf klub agar tidak memberikan alkohol ke mereka. 

Setelah kembali ke Washington DC, band ini diberi sistem yang sama oleh klub-klub lokal sebagai maksud membolehkan para remaja untuk masuk ke dalam klub untuk menyaksikan acara musik, tanpa memberikan alkohol kepada mereka. 

Tanda itu secepatnya diasosiasikan dengan gaya hidup straight edge. Dalam beberapa tahun, pada acara musik dan bahkan di klub-klub dansa telah memulai mengadopsi sistem ini.

Baca lanjutannya: Straight Edge, Gaya Hidup Bersih Tanpa Alkohol dan Narkoba (Bagian 2)

Related

Lifestyle 3831911006462301946

Recent

item