Unik dan Menarik, Orang Ini Menciptakan Celana Anti Bau Kentut


Naviri Magazine - Buck Weimer adalah warga Colorado, Amerika Serikat. Istrinya, Arlene, menderita penyakit Crohn yang di antaranya mengakibatkan radang sistem pencernaan, diare, dan perut kembung. Karena itu, Arlene pun sering buang angin, dan itu cukup mengganggu suaminya, khususnya ketika mereka di tempat tidur. 

Tapi Buck Weimer termasuk orang kreatif. Bukannya marah-marah pada sang istri agar tidak sering kentut, ia justru mencari solusi agar masalah kentut istrinya teratasi. Solusi yang dihasilkannya kemudian adalah… celana dalam peredam kentut.

Ide awalnya adalah memanfaatkan penyaring yang dapat menyerap semua jenis bau-bauan yang tidak sedap. Buck Weimer bereksperimen menggunakan saringan yang biasa digunakan sebagai masker oleh para pekerja di tambang batu bara. Dia menempelkan saringan tersebut pada celana dalam, dan kemudian melihat hasilnya. 

Ciptaan awal ini tak begitu berhasil, dan dia terus mengembangkan berbagai prototipe. Dibutuhkan waktu enam tahun sampai kemudian ia menemukan bahan-bahan yang tepat, dan penemuan celana dalam peredam kentut itu ia namakan Under-Ease.

Under-Ease adalah celana dalam kedap udara dengan saringan arang, yang bisa dipasang dan dilepas, serta dapat menghilangkan gas berbau tak sedap. Dengan cara tersebut, celana dalam itu pun dapat mencegah bau kentut menyebar. 

Yang masih jadi masalah, celana dalam itu belum mampu meredam bunyi yang menyertai kentut. Tapi Buck Weimer sudah cukup puas dengan hasil ciptaannya, dan ia pun mematenkan celana dalam unik karyanya pada 1998.

Celana dalam kreasi Buck Weimer diminati cukup banyak orang, sehingga ia pun mendirikan perusahaan khusus untuk memproduksinya. Celana dalam itu dijual dengan bahan kain nilon yang lembut, dilengkapi karet elastis di bagian pinggang dan kaki. 

Saringan yang dapat dilepas dan dipasang kembali pada celana dalam itu mirip bantalan pundak, terbuat dari dua lapis kain wol yang di bagian tengahnya terisi arang. Motto perusahaan celana dalam itu, “Gunakan Under-Ease demi orang-orang yang Anda cintai.”

Pada 2001, Buck Weimer diwawancarai harian Denver Post, tentang ide awal kreasinya, dan dia menyatakan, “Aku berbaring di tempat tidur bersama istriku yang mengalami masalah dengan perutnya, dan diam-diam merasakan penderitaannya hingga  aku bertekad untuk melakukan sesuatu.”

Sukses yang dicapai Buck Weimer kemudian mencetuskan ide serupa pada Francis Bibbo, seorang dosen teknik di Denver. Kalau Buck Weimer membuat celana dalam peredam kentut, Francis Bibbo membuat selimut dengan tujuan sama. Selimut peredam kentut itu, berdasarkan pengakuan penciptanya, “ditujukan untuk menjaga kesehatan dan keharmonisan pasangan di tempat tidur.”

Selimut spesial itu diberi nama Better Marriage Blanket, yang tidak hanya berfungsi menghangatkan tubuh, tetapi juga memiliki lapisan yang dapat menyerap molekul kentut. Bahannya terbuat dari tenunan karbon, seperti yang dipakai militer untuk menangkal serangan senjata kimia. Selimut itu dipasarkan secara online dengan harga 49,95 dollar AS untuk ukuran Queen, dan 59,95 dolar AS untuk ukuran King. 

Francis Bibbo membuat rekaman untuk selimut kreasinya tersebut, dan video klipnya mencetak hits di YouTube, setelah lebih dari 1 juta orang menontonnya sejak ditayangkan pada 31 Maret 2010.

Related

World's Fact 2421602716680956379

Recent

item