Ini 7 Cara Membangun Ikatan Batin dengan Pasangan dalam Pernikahan


Naviri Magazine - Setiap individu punya cara masing-masing untuk mengartikan hubungan emosional atau ikatan batin. Mulai dari kebetulan mengenakan busana yang sama, menggemari musik yang sama, hingga mampu merasakan yang dirasakan pasangan. Namun, ada satu definisi mendasar yang bisa diterapkan untuk semua orang.

Ikatan batin adalah sekumpulan perasaan subjektif yang menciptakan keselarasan dan keintiman antara dua orang yang melampaui ketertarikan fisik. Mereka yang memiliki ikatan emosional kuat ini, mampu terkoneksi sangat dalam dan mampu merasa aman dengan hubungan tersebut.

Ikatan batin dapat tercipta ketika dua orang dalam hubungan mampu memahami satu sama lain. Ini tercapai lewat komunikasi sehari-hari yang penuh perhatian.

Dua orang yang memiliki ikatan kuat saling mempelajari hal-hal yang membuat pasangan mereka marah, bahagia, sedih, dan ribuan emosi khas manusia lainnya. Mereka mampu memahami esensi satu sama lain, merasakan kasih sayang dan empati, hingga berbagi emosi. 

Untuk bisa mencapai ikatan yang kuat, dua orang yang berpasangan harus bersedia untuk menjadi rentan satu sama lain. Mereka harus mampu membiarkan pasangan masuk ke dalam tempat rahasia dalam diri, rasa sakit, dan kegembiraan. Maka, risiko ini menuntut kepercayaan dalam hubungan.

Meskipun tampaknya berisiko, ikatan batin bisa menjadikan hubungan Anda sehat dan kuat. Dengan memiliki ikatan batin yang kuat dalam hubungan, Anda dan pasangan bisa menghadapi segala tuntutan dan rintangan dalam kehidupan tanpa menggoyahkan cinta yang telah terjalin.

Seringkali dalam hubungan pernikahan yang telah dijalani bertahun-tahun, ikatan itu meregang dan menyebabkan kekosongan. Pertengkaran jadi lebih sering terjadi. Bahkan beberapa pasangan tak lagi saling mengobrol atau bersenda gurau bersama dan hanya menjalankan hari-hari dengan monoton. 

Lantas bagaimana cara untuk membangun kembali ikatan batin yang tak terpatahkan? Berikut 7 langkah yang bisa Anda dan pasangan lakukan.

1. Belajar untuk saling memahami

Untuk memahami kebutuhan dan keinginan pasangan Anda, perhatikanlah dengan saksama saat ia berbicara. Dengarkan baik-baik apa yang ia utarakan ketika murung, bahagia, ataupun marah. 

Mungkin ketika kalian berdua saling adu pendapat, Anda mendapatinya melakukan sesuatu yang sangat buruk. Anda mungkin merasa kesal, tapi jangan terlalu cepat bereaksi. Dengarkan saja yang dia katakan dulu. Siapa tahu, mungkin ada penjelasan bagus atas tindakan mereka.

2. Bangun kepercayaan

Kepercayaan, sama seperti munculnya ikatan batin, tidak bisa terjadi dalam semalam. Namun, untuk bisa menumbuhkan ikatan yang kuat, Anda harus mengembangkan rasa percaya satu sama lain. Biarkan kepercayaan di antara kalian berdua terbangun secara alami.

3. Ciptakan ketersediaan emosional

Dalam menjalin hubungan, Anda berdua harus bersedia secara emosional untuk satu sama lain. Jika Anda menahan diri dengan cara apapun, Anda tidak membuka diri terhadap kemungkinan koneksi yang kuat.

4. Tunjukkan kasih sayang

Pasangan yang sedang menjalin hubungan memiliki sedikit masalah untuk menunjukkan kasih sayang, tetapi pasangan yang sudah menikah yang mengalami keretakan hubungan mungkin perlu berusaha untuk saling menyayangi lagi.

Untuk mengembalikan percikan asmara, berikanlah ciuman selamat pagi dan selamat malam. Berpegangan tangan, saling berpelukan, dan memberikan sentuhan lembut bisa menyalakan kembali api cinta fisik di antara kalian berdua.

5. Berjuang dengan adil

Dalam sebuah hubungan, pertengkaran adalah sesuatu yang tak bisa dipungkiri. Di tengah pertengkaran, kata-kata dan tuduhan mudah sekali dilemparkan, dan sering kali mengenai sasaran yang tidak disengaja.

Belajarlah untuk "bertarung" dengan adil. Jika Anda tidak tahu caranya, carilah buku atau konselor yang dapat membantu Anda. Saat berdebat, jangan mengungkit masa lalu. Tetap pada saat ini, dan gunakan alasan kuat untuk menjelaskan perasaan Anda.

6. Lihatlah dunia dengan mata pasangan Anda

Cobalah untuk melihat dunia seperti yang dia lakukan, untuk menemukan dirinya yang sebenarnya. Amati cara pasangan Anda bereaksi terhadap segala situasi, dan cobalah membayangkan jika Anda berada di posisinya. 

7. Atasi hambatan

Ketika pernikahan goyah, pasangan seringkali memiliki masalah mendesak yang perlu diselesaikan sebelum hubungan emosional dapat dibangun kembali. Untuk itu, cobalah untuk mendefinisikan setiap masalah bersama-sama, dan temukan solusi untuk meringankan atau menghilangkan hambatan tersebut. 

Setelah rintangan terbesar ditaklukkan, Anda dapat mulai membangun kembali ikatan batin yang merenggang.

Ikatan batin adalah sesuatu yang kompleks dan subjektif, tetapi membawa begitu banyak hal ke dalam hubungan. Tanpa membangun ikatan yang kuat, hubungan tidak bisa berkembang.

Bertahan dalam sebuah hubungan tanpa adanya koneksi emosional atau ikatan batin akan membuat kedua belah pihak merasa ada sesuatu yang hilang. Untuk itu, jagalah rantai kuat yang mengikat kalian berdua agar hubungan cinta bisa terus bertahan dalam setiap ujian dalam kehidupan.

Related

Tips 1956979297345976769

Recent

item