Panduan Mengenali Jenis-jenis Investasi agar Tidak Salah Pilih (Bagian 1)


Naviri Magazine - Masing-masing pasar investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Agar tidak salah pilih, pelajari masing-masing pasar yang akan kita masuki.

Ada cukup banyak ceruk atau pasar yang bisa didatangi para investor yang menginginkan keuntungan dari dunia investasi. Karenanya kita perlu mengenali masing-masing pasar itu agar bisa memiliki gambaran yang lebih akurat tentang dimana pasar yang paling tepat untuk kita berinvestasi. 

Pengenalan pasar investasi ini juga memerlukan kehati-hatian agar tidak terjerumus dan salah pilih dalam memasuki arena bermain uang ini, karena masing-masing pasar yang ada memiliki sejumlah kelebihan beserta kekurangannya.

Berikut ini adalah empat jenis ceruk atau pasar investasi yang bisa diperhatikan.

Investasi 1: Pasar saham

Dunia saham tidak lagi menjadi monopoli kota-kota besar, karena di banyak kota kecil pun sekarang telah ada cukup banyak orang yang mulai gemar bermain saham. Ini terbukti dari biro-biro atau kantor-kantor perwakilan saham yang banyak didirikan di berbagai kota akhir-akhir ini.

Nah, jika kita tertarik dengan jenis pasar saham ini, yang perlu diperhatikan adalah bermain secara bijak, yakni dengan sejumlah yang tak terlalu besar terlebih dulu, khususnya kalau kita adalah pemain pemula. Selain itu, gunakan ‘uang bebas’ untuk bermain saham ini, dalam arti uang yang memang tidak dibutuhkan untuk keperluan lain atau kebutuhan sehari-hari.

Di dalam dunia saham, dikenal istilah tingkat atau lapis. Tingkat satu biasanya adalah investasi saham yang bisa dikatakan minim risiko, tingkat dua memiliki risiko ringan, dan tingkat tiga adalah saham yang berisiko besar. 

Tentu saja semakin besar risiko juga menjanjikan hasil yang lebih besar pula. Namun apabila kita merupakan pemain pemula sebaiknya memilih saham tingkat satu terlebih dulu untuk meminimalisir tingkat kerugian. 

Saham tingkat dua dan tingkat tiga memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi, dan ini tentunya akan lebih baik dipilih jika kita telah cukup lama berkecimpung dalam dunia investasi ini, sehingga dapat melakukan prediksi secara lebih baik.

Investasi 2: Pasar properti

Ada adagium yang menyatakan bahwa investasi yang tak akan merugi adalah investasi dalam bidang properti. Keyakinan seperti itu muncul mungkin disebabkan oleh pemikiran bahwa jumlah orang yang membutuhkan tanah atau rumah semakin bertambah, namun luas tanah tidak pernah bertambah. Tetapi keyakinan semacam itu tidak selamanya benar, karena tidak jarang investasi dalam pasar properti juga mendatangkan kerugian.

Ada semboyan terkenal dalam dunia properti, yakni, “Lokasi, lokasi, lokasi”. Semboyan itu sudah jelas menunjukkan bahwa sesuatu paling inti dan paling penting dalam pasar properti adalah masalah lokasi. 

Semakin baik lokasi properti tersebut, maka keuntungan yang diperoleh pun bisa diharapkan semakin baik. Itu pula berarti bahwa harga properti yang murah tidak menjamin keuntungan jika tidak berada di lokasi yang menjanjikan.

Jika kita berminat dengan investasi di pasar properti, maka salah satu hal yang patut diperhatikan adalah bahwa pasar investasi ini tergolong sebagai investasi jangka panjang. 

Selain itu, investasi dalam bentuk properti juga tidak bisa dikonversikan dengan uang dalam waktu cepat. Karenanya, uang yang digunakan untuk investasi jenis ini sebaiknya merupakan uang yang memang tidak akan digunakan dalam jangka waktu tertentu. 

Terakhir, jangan mudah tergiur dengan janji pengembang mengenai kelebihan properti tertentu karena jika kita salah dalam memilih dan menentukan, hasilnya malah akan merugikan. 

Perhatikan sarana dan prasarana yang terdapat dalam lingkungan properti tersebut, dan sekali lagi; perhatikan lokasinya. Investasi dalam bentuk properti biasanya akan mendatangkan hasil keuntungan yang besar jika kita bijak dan berhati-hati dalam memilihnya.

Baca lanjutannya: Panduan Mengenali Jenis-jenis Investasi agar Tidak Salah Pilih (Bagian 2)

Related

Tips 5561695591960604484

Recent

item