Perlu Tahu, Ini Hal-hal Penting yang Harus Ada dalam Curriculum Vitae


Naviri Magazine - Resume atau curriculum vitae atau daftar riwayat hidup adalah berkas yang biasa menjadi lampiran dalam sebuah surat lamaran kerja. Disertakannya curriculum vitae ini adalah dengan tujuan untuk lebih dapat memperkenalkan diri kita secara lebih spesifik terhadap pihak perusahaan yang kita lamar. 

Kalau dalam surat lamaran kita hanya secara sekilas menggambarkan diri kita beserta kualifikasi yang kita miliki, maka curriculum vitae ini menjelaskan secara lebih terperinci mengenai keadaan diri kita, lengkap beserta keterangan pendidikan dan pengalaman kerja yang kita miliki.

Secara garis besar, sebuah curriculum vitae bisa dikatakan baik, lengkap dan profesional jika mencakup hal-hal berikut ini.

Gunakan format standar

Menulis sebuah curriculum vitae itu tidak jauh berbeda dengan menulis surat lamaran, selain hanya lebih spesifik. Karenanya, gunakan format yang standar dalam pembuatannya. Maksudnya, gunakan huruf (font) yang standar, semisal ‘Times New Roman’ dengan ukuran yang sama standarnya (12 pt).

Selain itu, perhatikan margin kiri dan margin kanannya beserta spasi yang digunakan. Tulisan yang terlalu rapat atau terlalu ke pinggir tentunya akan membuat si pembaca menjadi lelah dan tidak nyaman ketika mempelajari curriculum vitae tersebut, dibanding misalnya jika tulisannya dibuat dengan spasi yang agak renggang (misalnya 1,3 spasi atau 1,5 spasi) dan membuat margin kanan-kiri serta atas-bawahnya tidak kurang dari 2,5 centimeter.

Sebutkan identitas dengan jelas

Karena tujuan sebuah curriculum vitae adalah memperkenalkan diri secara lebih jelas kepada pihak perusahaan penerima surat lamaran, maka sebutkanlah identitas diri secara lengkap dan jelas di lembaran curriculum vitae itu. 

Identitas yang jelas itu meliputi nama lengkap, alamat lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon, nomor ponsel, alamat e-mail, status perkawinan, dan keterangan lain yang dirasa penting dalam hal keperluan melamar pekerjaan. 

Tuliskan riwayat pendidikan

Ini salah satu hal penting dalam sebuah curriculum vitae, karena pihak perusahaan akan memiliki gambaran yang lebih baik mengenai diri kita apabila memperoleh keterangan pendidikan yang pernah kita dapatkan secara lengkap. 

Karenanya, tuliskanlah riwayat pendidikan kita secara lengkap dan jelas, plus dengan kursus dan pelatihan-pelatihan yang pernah kita ikuti (khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan yang kita lamar tersebut).

Pencantuman daftar riwayat pendidikan ini meliputi nama lembaga pendidikannya, tahun kelulusannya atau tahun kegiatannya, ijazah atau sertifikat yang diperoleh, serta nama tempat atau lokasi dimana lembaga pendidikan itu berada.

Cantumkan riwayat kerja

Ini adalah tambahan yang sama pentingnya. Pencantuman daftar riwayat kerja di dalam curriculum vitae akan lebih memberikan gambaran kepada pihak perusahaan penerima surat lamaran kita dalam menilai potensi serta kualifikasi diri kita. Karenanya, selengkap mungkin tuliskan riwayat pengalaman kerja kita dalam curriculum vitae.

Penulisan riwayat kerja atau pengalaman kerja itu meliputi dimana (di kantor atau perusahaan apa) kita bekerja, berapa lama waktunya (dari tahun berapa sampai tahun berapa), menduduki posisi atau jabatan apa, apa saja tanggung jawabnya, dan prestasi apa yang pernah diperoleh (kalau memang pernah mendapatkan prestasi atau penghargaan khusus dari perusahaan tempat kita bekerja sebelumnya).

Pengalaman atau prestasi lain yang menunjang

Ini adalah tambahan pelengkap bagi semua keterangan yang telah kita berikan. Pengalaman lain yang menunjang ini biasanya tidak termasuk dalam daftar pendidikan ataupun riwayat pengalaman kerja. 

Misalnya, kita tengah melamar pekerjaan sebagai teknisi komputer, dan sebelumnya kita pernah memenangi lomba merakit komputer. Keterangan semacam itu bisa dinyatakan dalam sebuah curriculum vitae, karena itu bisa memberikan nilai plus pada surat lamaran yang kita kirimkan. 

Pekerjaan yang diinginkan

Sebuah surat lamaran dikirimkan tentunya bertujuan untuk mendapatkan suatu pekerjaan, namun kita harus lebih spesifik dalam menyatakannya. Kalau memang surat lamaran itu kita kirimkan berdasarkan iklan atau pemberitahuan tertentu yang sudah jelas menyebutkan pekerjaan atau posisi dan bidang apa yang lowong atau yang ditawarkan, maka pencantuman pekerjaan yang diinginkan tidak perlu dinyatakan lagi secara spesifik. 

Namun, jika kita melamar atau mengirimkan suatu surat lamaran pada suatu perusahaan bukan karena adanya iklan atau pemberitahuan mengenai adanya lowongan pada bidang pekerjaan atau posisi tertentu dalam perusahaan tersebut, maka tuliskanlah pekerjaan dan jenis bidang kerja apa yang kita inginkan, sehingga pihak perusahaan tidak bingung dalam menempatkan kita apabila mereka memang tertarik dengan surat lamaran yang kita kirimkan.

Biasanya, pencantuman mengenai jenis pekerjaan yang diinginkan ini terdapat pada lembaran surat lamaran. Namun apabila di dalam surat lamaran kita tidak menyebutkannya, jangan lupa untuk menuliskannya di dalam lembaran curriculum vitae.

Foto terbaru

Ini terpisah, dalam arti tidak tertempel pada curriculum vitae, namun tetap merupakan bagian dari sebuah surat lamaran, khususnya lagi dengan curriculum vitae. Lampirkan setidaknya 1 (satu) lembar pas foto terbaru ukuran 3 x 4 atau 4 x 6, dan berwarna (bukan foto hitam putih). 

Kalau surat lamaran dan curriculum vitae berfungsi untuk memberikan semacam perkenalan dan gambaran menyangkut diri kita beserta segala kualifikasinya, maka foto berfungsi untuk melengkapi semuanya itu—setidaknya menunjukkan bahwa kita bukan makhluk gaib atau sosok fiktif yang hanya ada di dalam tulisan namun tak terdapat dalam wujud nyata. 

Related

Tips 6438314782650535005

Recent

item