Temuan Baru yang Mencengangkan: Nenek Moyang Primata Ternyata Tikus


Naviri Magazine - Menurut ilmuwan, makhluk serupa tikus yang hidup 160 juta tahun silam memunculkan makhluk berupa primata. Mamalia kecil berbulu dan berplasenta ini dulu hidup di timur laut China.

Fosil mamalia ini ditemukan di Provinsi Liaoning yang dikenal kaya fosil untuk bukti kuno dinosaurus berbulu dan burung primitif. Juramaia Sinensis, yang merupakan fosil kelompok eutherian atau placental tertua, ini melahirkan sapi, tikus, monyet, singa, macan, anjing, kuda, paus, dan kelompok primata.

Mamalia berbulu seukuran tikus ini memberi bukti kapan mamalia ini berubah menjadi mamalia lain. Palaeontolog Dr Zhe-Xi Luo dari Carnegie Museum of Natural History di Pittsburgh mengatakan, seperti ditulis Dailymail, “Mamalia ini moyang para moyang mamalia berplasenta saat ini”. 

Diterbitkan di jurnal Nature, peneliti mengatakan, fosil ini memberi pandangan baru, evolusi mamalia lebih awal 35 juta tahun, dan temuan ini mengisi jarak dalam sejarah.

“Mempelajari titik awal placental diperlukan untuk memahami evolusi mamalia,” ujar Luo.

Related

Science 3151516974088206797

Recent

item