Dianggap Pembawa Sial, Ini 10 Angka yang Sangat Ditakuti di Dunia (Bagian 2)


Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Dianggap Pembawa Sial, Ini 10 Angka yang Sangat Ditakuti di Dunia - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

39 - Afghanistan

Di Afghanistan, angka 39 sangatlah ditakuti dan dihindari. Orang Afghanistan memiliki kepercayaan bahwa angka 39 ini berarti dengan sapi mati. Sapi mati di Afghanistan dianggap sebagai kutukan yang mematikan. Karena itulah jika ada sesuatu yang mengandung angka 39, misalnya plat mobil, warga Afghanistan akan menjauhi mobil tersebut.

Tidak hanya dianggap sebagai kutukan, angka 39 juga kadang dianggap sebagai kode untuk para pelacur. Jadi jika ada seorang wanita yang menggunakan angka 39, itu menandakan bahwa dia adalah pekerja seks komersial.

17 - Italia

Italia telah dikenal di dunia sebagai negara yang cocok dijadikan tempat liburan dan juga negara dengan geng mafia yang ditakuti. Orang Italia menganggap angka 17 adalah angka pembawa sial yang harus dijauhi. 

Kepercayaan bahwa angka 17 sebagai pembawa sial berawal dari zaman Romawi. Angka 17 dalam romawi dilambangkan dengan XVII yang dimana dalam anagram dituliskan dengan VIXI. Dalam bahasa Latin, VIXI memiliki arti "Hidup saya telah berakhir". Karena alasan itulah angka 17 dianggap sebagai simbol ketidakberuntungan di Italia.

9 - Jepang

Tidak hanya dikenal dengan makanan dan budayanya yang unik, Jepang juga memiliki sejumlah cerita mistis yang menyeramkan. Salah satu kepercayaan Jepang yang masih berlaku sampai sekarang adalah kepercayaan dimana angka 9 dianggap sebagai angka pembawa sial. 

Angka 9 dianggap sial di Jepang dikarenakan angka ini mirip dengan huruf di Jepang yang memiliki arti siksaan atau penderitaan. Mungkin terlihat sepele, tapi alasan itu cukup membuat orang-orang Jepang menakuti angka 9 ini. Ketakutan akan angka 9 ini terbukti dengan beberapa rumah sakit dan penerbangan yang tidak menggunakan angka 9.

4 - Cina

Sebenarnya angka 4 juga angka yang ditakuti di Jepang. Serupa dengan Jepang, Cina juga memiliki ketakutan yang sama akan angka 4 ini. Jika di Barat menganggap angka 13 adalah pembawa sial, maka di Cina dan Jepang, angka 4 lah yang dianggap sebagai angka pembawa sial. Pada budaya Cina, angka 4 memiliki arti yang sama dengan kematian. Jadi, penggunaan angka 4 biasanya cukup dilarang di Cina. 

Jika angka 4 sangat ditakuti oleh orang Cina, angka 54 dianggap bisa menjadi angka penangkal kesialan. Alasannya karena angka 5 mirip dengan kata "Tidak" dalam bahasa Cina. Jadi, mengkombinasikannya dengan menjadi 54 memiliki arti "Tidak Mati".

13 - Hampir di Seluruh Dunia

Anggapan angka 13 sebagai angka pembawa sial sudah banyak dipercaya oleh sejumlah negara. Karena anggapan inilah kenapa film Friday The 13th dibuat. Baik hari Jumat dan 13 dianggap sebagai hari yang paling sial. Dipercaya bahwa pada hari itu akan ada suatu hal mengerikan yang akan terjadi.

Begitu banyak kematian yang terjadi di masa lalu memiliki hubungan dengan angka 13. Di agama Katolik, Judas Iskariot yang menjadi murid ke-13 dari Yesus, mengkhianatinya dengan menyerahkan Yesus ke pasukan Romawi untuk disalib. Jumat 13 Oktober 1307, raja Philip IV memberikan perintah untuk menangkap, menyiksa, dan membunuh para penjaga kuil. 

666 – Negara-negara Penganut Kristen

Bagi negara yang menganut agama Kristen dan Katolik angka 666 dianggap angka pembawa sial yang tidak boleh digunakan dan harus dihindari. Karena dianggap sebagai angka sial, ada beberapa orang yang akhirnya mengidap kelainan Hexakosioihexekontahexaphobia. Kelainan tersebut adalah salah satu bentuk ketakutan berlebihan akan angka 666. 

Dalam alkitab, angka 666 diangkap sebagai binatang besar yang menakutkan. Binatang ini dianggap sebagai Anti Kristus. Dan segala sesuatu yang mengandung angka 666 dianggap sebagai iblis. Orang yang menggunakan atau menyembah angka 666 berarti dirinya adalah penyembah setan menurut alkitab.

Related

Mistery 2729727490689812965

Recent

item